Masih Tertekan, Rupiah Pagi Melemah ke Posisi Rp 16.739 Per Dollar AS

2026-01-16 12:55:16
Masih Tertekan, Rupiah Pagi Melemah ke Posisi Rp 16.739 Per Dollar AS
JAKARTA, - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS Rabu 95/11/2025) masih berada dalam tekanan seiring dengan menguatnya mata uang green back.Beredasarkan data Bloomberg pukul 09/25 WIB, rupiah melemah 0,19 persen menjadi Rp 16.739 per dollar AS, dibandingkan penutupan kemarin pada Rp 16.708.Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan,  rupiah masih berada dalam tekanan.Pasalnya, dollar menguat di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa The Federal Reserve belum akan memangkas suku bunga lagi dalam waktu dekat, sehingga menjaga sentimen positif terhadap mata uang AS.Baca juga: IHSG Ditutup Turun 0,40 Persen, Rupiah Melemah Tembus Rp 16.700 Per Dollar ASMeski demikian, pergerakan rupiah pada perdagangan Rabu diproyeksikan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas, seiring sikap wait and see investor menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) Indonesia kuartal III-2025 siang ini.Data tersebut akan menjadi katalis penting bagi arah rupiah selanjutnya.Dalam jangka pendek, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Rp 16.650 hingga Rp 16.750 per dollar AS.“Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan dollar AS yang kembali menguat. Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas, investor wait and see menantikan rilis data PDB Q3 Indonesia siang ini. Range Rp 16.650 - Rp 16.750,” ujar Lukman kepada Kompas.com.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-16 12:00