JAKARTA, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tampak optimis pertumbuhan ekonomi 2026 mencapai 6 persen.Namun, optimisme tersebut dinilai bukan perkara mudah untuk mencapainya.Ekonom Senior Raden Pardede mengatakan, pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen perlu dilakukan dengan kerja keras yang ekstra, terutama dalam memperbaiki implementasi kebijakan di lapangan.Selain itu, ia mengatakan angka tersebut berada di atas proyeksi dasar berbagai lembaga internasional.Baca juga: Menkeu Purbaya Sebut Pertumbuhan 6,7 Persen Bikin Cari Kerja Lebih Mudah"Kalau kita lihat proyeksi World Bank, IMF, OECD, ADB, sampai lembaga pemeringkat seperti S&P, 5 persen itu baseline Indonesia. Lima persen relatif mudah dicapai. Tapi, untuk naik ke 6 persen, itu perlu kerja keras ekstra,” kata Raden dalam acara KompasTV Bisnis Economic Outlook 2026 dengan tema "Nyalakan Mesin Pertumbuhan Baru" di Menara Kompas pada Selasa malam.Menurutnya, jika dilihat dari kebijakan makro pemerintah, tampak tengah menyiapkan instrumen fiskal dan moneter, termasuk injeksi likuiditas.Namun, yang masih menjadi persoalan utama justru terletak pada banyaknya hambatan di tingkat implementasi di lapangan.Sehingga, menurut Raden, hal inilah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah agar pertumbuhan ekonomi yang diinginkan tercapai.Ekonom senior ini juga menekankan pemerintah harus konsisten dalam melaksanakan kebijakan dari pusat hingga daerah.Raden melihat banyak peraturan yang ia nilai sudah baik di atas kertas, namun sayangnya belum berjalan optimal di lapangan, khususnya terkait perizinan.Tak hanya itu, pekerjaan rumah lainnya yang harus dihadapi pemerintah ialah terkait efektivitas belanja pemerintah.Untuk itu, ia mengingatkan agar anggaran yang telah dialokasikan dapat direalisasikan tepat waktu dan tidak tertahan oleh prosedur birokrasi yang rumit.Ia juga menyoroti ada faktor yang perlu diantisipasi oleh pemerintah, di antaranya dampak perubahan iklim hingga perlambatan di sektor swasta.Pasalnya, fenomena cuaca seperti La Niña yang terprediksi terjadi di awal 2026 disebut dapat mempengaruhi infrastruktur dan produksi pangan.Dia mengapresiasi optimisme Purbaya sebagai Menteri Keuangan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target yang diharapkan, yaitu di angka 6 persen."Dan itu saya pikir baik, ya. Karena dengan optimisme seperti itu, kerja keras seperti itu, itu menjadi juga memberikan, bisa menolak kepada yang lain-lain untuk bekerja sama, dan juga dia bekerja keras untuk mencapai itu," tandasnya.Baca juga: Purbaya Sebut Ekonomi Jalan Saat Belanja Mudah dan Kerja Gampang: Gaji Tak Naik Pun Masih Cukup
(prf/ega)
Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen 2026, Ekonom : Perlu Kerja Keras Ekstra
2026-01-11 23:16:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 00:04
| 2026-01-11 23:25
| 2026-01-11 23:03
| 2026-01-11 21:48
| 2026-01-11 21:32










































