Tampung Usulan Dedi Mulyadi, Peneliti Butuh Pakar AI untuk Ungkap Makna di Batuan Gunung Padang

2026-01-12 07:00:55
Tampung Usulan Dedi Mulyadi, Peneliti Butuh Pakar AI untuk Ungkap Makna di Batuan Gunung Padang
CIANJUR, – Tim peneliti menemukan goresan yang menyerupai nama pada batuan di Situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.Untuk menungkap maknanya, para peneliti berencana menggunakan AI dan membutuhkan pakar untuk mengetahui maknanya. Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, mengatakan, belum dapat mengungkap makna dibalik simbol-simbol tersebut.Baca juga: Penampakan Batu Menhir 2,3 Ton di Situs Gunung PadangAli meyakini, goresan tersebut sengaja dibuat atau sebagai buatan tangan manusia untuk menyampaikan pesan, bukan merupakan bentukan alami.“Bentuknya berpola dan berulang pada banyak batuan yang ada di sini,” ujar Ali kepada Kompas.com di lokasi situs, Senin .Karena itu, Ali berharap ada pihak yang memiliki kompetensi di bidang simbol untuk meneliti dan mengungkap makna di balik goresan dan gambar-gambar tersebut.Baca juga: Situs Gunung Padang Akan Dipugar Total, Pemerintah: Kita Usakan ke Sana“Kami mengundang para pakar huruf, simbol, ahli alfabet, serta pakar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk menafsirkan makna di balik simbol yang ada di Situs Gunung Padang ini,” kata dia.Selain itu, dalam waktu dekat tim peneliti juga akan melakukan studi banding ke sejumlah situs di berbagai negara, salah satunya ke Situs Machu Picchu di Peru, karena belum ada situs pembanding di Indonesia.“Karena banyak aspek yang harus dikaji, mengingat situs ini cukup kompleks,” kata dia.Menurut Ali, salah satu kompleksitasnya terletak pada keberadaan lapisan-lapisan budaya di bawah permukaan tanah dengan rentang masa yang sangat berbeda.Baca juga: Pemugaran Situs Gunung Padang Kolaboratif, Biaya Belum DihitungAli menekankan pentingnya pengungkapan makna simbol tersebut untuk membuka tabir misteri Situs Gunung Padang secara terang benderang, sehingga tidak lagi memunculkan polemik dan kontroversi terkait sejarah peradaban di lokasi tersebut.Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengusulkan agar penelitian Situs Gunung Padang dapat melibatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mengungkap atau merekonstruksi cagar budaya tersebut.“AI tidak bisa berdialog dengan masa lalu? (Penelitian) kan bisa memakai dimensi imajiner dan dimensi AI,” ujar Dedi saat berdialog dengan tim peneliti di Situs Gunung Padang, Senin.Baca juga: Dedi Mulyadi Minta Situs Gunung Padang Ditutup Sementara Selama PemugaranPada kesempatan itu, Dedi didaulat untuk memancangkan batu di teras lima sebagai penanda pencanangan pemugaran Situs Gunung Padang.Dedi berharap, pemugaran dapat dilakukan secara menyeluruh karena pemerintah memiliki kewajiban untuk memelihara serta bertanggung jawab penuh atas rekonstruksi berbagai peninggalan sejarah.“Mudah-mudahan biayanya tersedia. Kalau tidak tersedia, harus disediakan. Saya pikir melalui APBN, APBD provinsi dan kabupaten, jika bersama-sama, kita bisa merekonstruksi Gunung Padang ini,” ujar Dedi.


(prf/ega)