- Relawan yang berasal dari aktivis masjid Posko BKM Baburrayan Jeuram Peduli mulai menyalurkan sedikitnya 160 ribu liter air bersih kepada warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.Penyaluran ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas yang kesulitan memperoleh air bersih sejak bencana melanda wilayah tersebut.Memasuki pekan kedua pascabanjir bandang yang turut berdampak pada Aceh dan dua provinsi lain di Sumatera, persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak di lokasi pengungsian dan desa-desa terdampak.Masjid Baburrayan yang berdiri sejak 1985 di Jeuram menginisiasi berbagai bentuk bantuan, mulai dari makanan, pakaian, hingga distribusi air bersih.Kebutuhan air bersih yang tinggi tersebut diakui pengelola posko sebagai permintaan yang paling sering disampaikan warga terdampak.“Air bersih jadi kebutuhan mendesak saat ini, jadi permintaan luas para penyintas banjir,” kata Ketua Badan Kemakmuran Masjid Baburrayan, Zulkifli Is, Minggu .Tokoh aktivis Posko Baburrayan Jeuram Peduli, Firdaus Ibar, didampingi Ardiansyah, menjelaskan bahwa sepanjang menjalankan posko bantuan di Masjid Baburrayan, pihaknya kerap menerima permintaan air bersih dari warga terdampak banjir bandang di Nagan Raya.Oleh karena itu, sejak November lalu, posko terus berupaya membangun jejaring dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Firdaus mengungkapkan bahwa dari sisi internal, Masjid Baburrayan memiliki keterbatasan anggaran operasional.Dana amal dan infak jamaah masjid hanya berkisar Rp 2 juta per pekan. Meski demikian, ia meyakini kebutuhan para penyintas tetap dapat terbantu melalui kampanye penggalangan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.Ardiansyah dan Abdi Yusrizal berperan membangun jaringan bantuan, sementara Firdaus bersama Yusri Budiman dan Tantawi Ismail melakukan pendekatan ke berbagai institusi lokal, sekaligus menjalin komunikasi dengan perwakilan di Jakarta.Sementara itu, Zulkifli Is sebagai Ketua BKM Baburrayan mengoordinasikan seluruh relawan untuk memetakan kebutuhan para korban banjir.Di sisi lain, Supriadi Agam bersama Adri bertugas mencari sumber air bersih di Gampong Ie Beudoh, Kecamatan Seunagan Timur, sekitar tujuh kilometer dari posko yang berada di sayap Masjid Baburrayan.Permintaan bantuan air bersih, menurut relawan, kerap muncul saat distribusi bantuan ke daerah-daerah pelosok.“Saat kami mengantarkan beras hingga pakaian ke pelosok-pelosok Aceh di Nagan Raya, sering sekali mendapat permintaan itu, bantuan air bersih. Inilah kenapa, di samping masih membantu sembako, kami pun mengusahakan dapat membantu kebutuhan air bersih untuk para penyintas banjir,” kata Ardiansyah.
(prf/ega)
Relawan Salurkan 160.000 Liter Air Bersih ke 20 Desa Terdampak Banjir di Nagan Raya Aceh
2026-01-12 04:52:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:16
| 2026-01-12 04:47
| 2026-01-12 03:56
| 2026-01-12 03:56
| 2026-01-12 03:40










































