JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri (SMAN) 72 Jakarta sudah bisa kembali dilakukan secara tatap muka setelah ledakan di area masjid sekolah.“Sekarang ini proses belajar-mengajarnya apabila dilakukan secara langsung, sebenarnya sudah bisa. Kami memberikan kebebasan sepenuhnya kepada sekolah,” ucap Pramono saat ditemui di Gedung A. A. Maramsi, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Polisi Akan Periksa Keluarga Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 JakartaPramono menjelaskan, keputusan untuk kembali membuka pembelajaran tatap muka diserahkan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan pihak sekolah.Menurut dia, sebagian siswa justru ingin kembali belajar langsung di sekolah.“Kemarin memang saya minta untuk daring dan ternyata memang sebagian murid itu malah ingin tetap secara langsung,” kata Pramono.Sebelumnya, SMAN 72 Jakarta sempat menerapkan pembelajaran daring mulai Senin , menyusul ledakan di masjid sekolah, Jumat yang mengakibatkan 96 orang luka-luka.Baca juga: Komnas PA Sebut Korban Ledakan SMAN 72 Ada yang Harus Jalani Amputasi Jari TanganDari jumlah tersebut, 29 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, sementara 67 lainnya telah diperbolehkan pulang.Hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku diduga merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut. Ia kini masih dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).Polisi juga menemukan benda mirip airsoft gun dan revolver di lokasi kejadian.Namun setelah diperiksa, senjata tersebut dipastikan hanyalah mainan.
(prf/ega)
Pramono Sebut Kegiatan Belajar SMAN 72 Jakarta Sudah Kembali Normal Usai Ledakan
2026-01-11 03:36:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:43
| 2026-01-11 03:33
| 2026-01-11 03:17
| 2026-01-11 03:17
| 2026-01-11 01:56










































