Korban Tewas Kecelakaan Maut Minibus di Jalur Bromo Bertambah Jadi 2 Orang

2026-01-14 22:03:59
Korban Tewas Kecelakaan Maut Minibus di Jalur Bromo Bertambah Jadi 2 Orang
MALANG, - Korban kecelakaan maut mobil minibus Toyota Fortuner di jalur Bromo via Malang, Desa Ngadas, Kabupaten Malang, bertambah jadi dua orang pada Senin .Pertama adalah lansia berinisial ASA (70), yang dilaporkan tewas di tengah perawatan medis di rumah sakit (RS) Sumber Sentosa, Kecamatan Tumpang. Kedua, ASI (70), yang tewas di lokasi kejadian.Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, kedua korban tersebut merupakan saudara kandung, warga asal Kota Malang."Korban ASA adalah adik kandung ASI," kata Chelvin, Senin.Baca juga: Polresta Malang Kota Petakan Titik Rawan Bencana Jelang Nataru, Berikut DaftarnyaChelvin menyebut, kecelakaan diduga akibat rem blong sehingga pengemudi berinisial ED (54), warga asal Bandung, hilang kendali saat melintasi jalan curam di area lokasi kejadian.“Pengemudi membanting setir ke kanan, namun kendaraan justru terperosok dan jatuh ke bawah jalur,” ujarnya.Jumlah penumpang di dalam mobil dengan nomor polisi B 258 ATK itu ada enam orang. Mereka merupakan wisatawan yang baru saja berlibur di Gunung Bromo, dan hendak kembali menuju Tumpang."Korban lainnya, termasuk pengemudi mengalami luka-luka. Saat ini mereka tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit," katanya.Sementara barang bukti mobil saat ini sudah dievakuasi dan diamankan oleh Satlantas Polres Malang, untuk pemeriksaan lebih lanjut."Kami juga telah melakukan olah TKP, memintakan visum terhadap korban, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujar Chelvin.Baca juga: Lansia di Pagak Malang Tewas Dibunuh, Pelaku Diduga ODGJDiberitakan sebelumnya, kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Bromo via Malang, di kawasan Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Malang pada 15 Desember 2025.Mobil minubus Toyota Fortuner hitam dengan nomor polisi B 258 ATK terjun ke jurang saat melaju dari arah Jemplang menuju Malang, saat melintas di jalan menurun tajam.Berdasarkan kesaksian warga sekitar, Sampet Harianto, kecelakaan itu akibat rem blong hingga mengakibatkan pengemudi hilang kendali saat melintasi jalan menurun."Akibatnya, mobil keluar jalur dan terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 100 meter," kata Harianto.Baca juga: Cegah Kecelakaan Lalu Lintas Jelang Nataru, Polres Gresik Tandai Jalan Berlubang


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-14 21:57