Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Dua Babak Krusial Penentu Nasib Pemain untuk SEA Games

2026-02-02 20:27:33
Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Dua Babak Krusial Penentu Nasib Pemain untuk SEA Games
- Timnas Indonesia U22 bersiap menghadapi duel Indonesia vs Mali pada laga persahabatan internasional, Sabtu pukul 20.00 WIB.Pertandingan Timnas U22 Indonesia vs Mali masuk rangkaian persiapan menuju SEA Games 2025.Mayoritas pemain muda Mali juga berkarier di Eropa, termasuk Issa Traore dari Bayer Leverkusen, Ibrahim Kanate dari Anderlecht, dan Sekou Kone dari Manchester United.Perbedaan kualitas ini bisa menjadi hambatan besar bagi Timnas Indonesia. Laga uji coba sebelumnya pun belum memberi sinyal positif.Garuda Muda hanya meraih hasil imbang 1-1 dan kalah 1-2 dari India saat pemusatan latihan bulan lalu.Salah satu skenario terburuk adalah Timnas Indonesia terbawa tempo tinggi Mali.Dengan komposisi pemain muda yang tampil reguler di Eropa, Mali berpotensi menguasai penguasaan bola serta memenangi duel fisik.Terlepas dari itu, Indra Sjafri menegaskan pertandingan ini penting untuk memvalidasi kualitas skuadnya.Baca juga: Prediksi Line-up Timnas U22 Indonesia Vs Mali, Ivar Jenner Main?“Untuk itu gunanya, 2x45 menit kita jadikan wadah untuk memvalidasi,” ujar Indra Sjafri.Ia juga menyebut masih ada posisi yang dipantau ketat, terutama gelandang.“Sekarang ada posisi-posisi yang mungkin kami ganti, untuk memastikan mana pemain A, pemain B mana yang lebih baik."Persaingan gelandang mencakup Ivar Jenner, Rivaldo Pakpahan, Arkhan Fikri, Zanadin Fariz, Toni Firmansyah, Robi Darwis, Ananda Raehan, dan Rayhan Hannan.MUHAMMAD ADIMAJA Pesepak bola Timnas U22 Indonesia melakukan pemanasan saat sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa . Dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia tersebut telah bergabung satu pemain Liga Dua Yunani GS Ilioupolis Luke Xavier Keet serta dua pemain Liga Utama Filipina Aguilas-Umak Reycredo Beremanda dan Muhammad Mishbah. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nzRotasi besar bisa menimbulkan risiko lain, seperti kurangnya kestabilan permainan.Potensi Tekanan Mental bagi Pemain Muda Timnas IndonesiaSkuad Timnas U22 Indonesia berisi banyak pemain muda yang masih mencari tempat di tim utama.Baca juga: Jadwal Timnas U22 Indonesia Vs Mali Hari Ini, Tayang Jam Berapa?


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 19:47