DUBAI, - Presiden FIFA Gianni Infantino pada Senin mengungkap alasan mengapa harga tiket Piala Dunia 2026 dinilai terlalu mahal oleh sejumlah pihak.Kelompok Football Supporters Europe (FSE) menjadi salah satu pengkritik paling vokal terhadap kebijakan harga FIFA.Dalam pernyataannya, mereka menyebut tiket Piala Dunia 2026 bisa hampir lima kali lebih mahal dibandingkan edisi 2022 di Qatar.Baca juga: Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Termurah Rp 70 Juta, Bisa buat DP RumahMerespons kritik tersebut, FIFA mengumumkan bahwa sebagian kecil tiket akan ditawarkan dengan harga lebih terjangkau, yakni sekitar 60 dollar AS (Rp 1 juta).Meski demikian, FSE menyebut langkah itu belum cukup untuk menjamin inklusivitas penonton dari kalangan ekonomi menengah dan bawah.Infantino menegaskan bahwa semua pendapatan dari turnamen akan dikembalikan ke dunia sepak bola melalui berbagai program pengembangan di banyak negara.“Yang penting adalah, pendapatan yang dihasilkan dari ini kembali ke pertandingan di seluruh dunia,” ucap Infantino di World Sports Summit di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).“FIFA adalah satu-satunya organisasi di dunia yang membiayai sepak bola di seluruh dunia. Tanpa FIFA, tidak akan ada sepak bola di 150 negara. Sepak bola ada berkat pendapatan dari Piala Dunia yang kami investasikan kembali ke seluruh dunia,” lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP.Penjualan tiket Piala Dunia 2026 ditargetkan mencapai enam hingga tujuh juta lembar, menjadikannya salah satu ajang olahraga terbesar secara komersial dalam sejarah FIFA.Baca juga: FIFA Rilis Tiket Murah Piala Dunia 2026, Harganya Hampir Rp 1 JutaTANGKAPAN LAYAR Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan sambutan sebelum suasana pengambilan undian untuk turnamen playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026 dan playoff Eropa di Home of FIFA, Zurich, Swiss, pada Kamis .
(prf/ega)
Tiket Termurah Piala Dunia 2026 Rp 1 Juta, FIFA Ungkap Kenapa Mahal
2026-01-11 03:14:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:04
| 2026-01-11 02:53
| 2026-01-11 02:43
| 2026-01-11 01:57
| 2026-01-11 01:49










































