Menpora Erick Thohir Dorong Borobudur Marathon agar Semakin Elite

2026-02-05 16:07:58
Menpora Erick Thohir Dorong Borobudur Marathon agar Semakin Elite
- Borobudur Marathon 2025 resmi digelar di kompleks Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kab. Magelang, Jawa Tengah, Minggu .Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, hadir langsung untuk melepas ribuan peserta yang bertanding pada tiga kategori: Marathon, Half Marathon, dan 10K.Dalam kesempatan itu, Erick Thohir mengingatkan para pelari untuk menjaga kesehatan selama mengikuti ajang lari bergengsi tersebut.“Pagi runners! Saya berharap yang mulai startnya sehat, baliknya juga mesti sehat. Jangan dipaksakan,” seru Erick menyapa peserta.Pada pergelaran Borobudur Marathon yang semakin naik pamor ini, Erick menegaskan bahwa Kemenpora akan terus memberikan dukungan penuh.Ajang internasional seperti Borobudur Marathon disebut menjadi bagian dari pengembangan sports tourism di Indonesia.Baca juga: Pelari Kolombia Tarik Runner Indonesia di FR Borobudur Marathon 2025Erick Thohir menyampaikan komitmennya menjadikan Borobudur Marathon sebagai ajang lari yang lebih bergengsi di level internasional.“Kami dari Pemerintah Pusat akan terus mendorong Borobudur Marathon menjadi tempat maraton yang makin elite dan mendunia. Nanti kami akan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi,” ujarnya, didampingi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.Erick juga mengapresiasi perkembangan ajang lari ini, yang kini memasuki edisi kesembilan.Peningkatan jumlah peserta hingga kualitas penyelenggaraan menjadikan event ini semakin dekat dengan reputasi global.Jumlah negara peserta bahkan meningkat dari 26 menjadi 38 negara, serta status ajang tahun ini naik menjadi Elite Label, menandai sejajarnya Borobudur Marathon dengan berbagai marathon kelas dunia lainnya.Dok. Kemenpora Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 terlaksana di kompleks Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu pagi“Dan ini luar biasa, apalagi pesertanya sampai 11.500 pelari. Ini yang memang harus kita bangkitkan di olahraga nasional," tegas Erick.Baca juga: Borobudur Marathon 2025 Akan Libatkan 10.500 Pelari, Digelar 16 November"Tidak hanya untuk atlet elite, tetapi juga bagaimana olahraga juga bisa menyehatkan masyarakat.""Karena olahraga ini salah satu yang bisa preemptif atau mencegah penyakit-penyakit datang,” imbuhnya.Selain nilai olahraga, Borobudur Marathon juga memberikan pengaruh signifikan terhadap ekonomi masyarakat sekitar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-05 15:15