Tragedi Panti Werdha Damai Manado, Kebakaran Maut Renggut Nyawa 16 Lansia Usai Rayakan Natal Terakhir

2026-01-12 05:34:30
Tragedi Panti Werdha Damai Manado, Kebakaran Maut Renggut Nyawa 16 Lansia Usai Rayakan Natal Terakhir
– Sukacita Natal yang baru saja dirayakan para penghuni Panti Werdha Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, berubah menjadi duka mendalam.Sebuah kebakaran hebat melanda fasilitas lansia tersebut pada Minggu malam, merenggut belasan nyawa di tengah sisa-sisa suasana perayaan lahirnya Sang Juruselamat.Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 20.36 Wita, hanya beberapa hari setelah para lansia menikmati momen kebersamaan yang mereka sebut sebagai "Natal terindah".Bagi para penghuni, Natal tahun 2025 adalah kenangan yang sangat membekas sebelum musibah datang. Ci Hoa, salah satu korban selamat, mengenang bagaimana mereka bernyanyi dan makan bersama dengan penuh kegembiraan."Sangat meriah, kami kumpul bersama, ibadah, nyanyi, makan bersama. Kami memuliakan Tuhan dalam Natal," ujar Ci Hoa saat ditemui di RSUD Manado, Senin .Hal senada diungkapkan Rolin (64). Ia menceritakan bahwa perayaan sudah dimulai sejak beberapa hari sebelum 25 Desember.Namun, kebahagiaan itu kini berganti nestapa yang membuatnya syok berat."Sama sekali tidak ada firasat. Sedih sekali, teman-teman yang kemarin kumpul saat Natal kini telah terbaring kaku. Saya masih shock," kata Rolin dengan nada lirih.Baca juga: Kisah Relawan saat Evakuasi Korban Kebakaran Panti Werdha Damai Manado, Gotong Lansia di Kursi Roda Naik ke PagarDi balik duka, terselip kisah-kisah luar biasa tentang perjuangan bertahan hidup. Rolin, yang menderita penyakit strok dan harus berjalan menggunakan tongkat, berhasil keluar dari kamarnya yang berdekatan dengan titik api di area dapur."Saya tak tahu dapat kekuatan apa, tapi saya berjalan dan selamat. Ini semua karena pertolongan Tuhan, ini mujizat," tuturnya. Meski selamat, ia harus kehilangan "teman sehati" yang biasanya sering menemaninya bermain gaple di panti tersebut.Sementara itu, Ci Hoa selamat berkat aksi heroik seseorang yang mengetuk pintu kamarnya saat api sudah merajalela.Karena keterbatasan fisik, ia tidak bisa berjalan normal dan hanya menggunakan alat bantu."Ia (penolong) membopong saya hingga saya bisa selamat. Karena Tuhan masih menyelamatkan saya, maka hidup ini akan saya pakai untuk kemuliaan-Nya," ucapnya syukur.Baca juga: Kisah Damkar yang Menembus Asap Selamatkan Lansia di Kebakaran Panti Wreda Damai ManadoBerdasarkan data yang dihimpun, terdapat 16 orang meninggal dunia dalam insiden ini. Sementara itu, 16 penghuni lainnya berhasil diselamatkan, di mana 9 orang di antaranya menjalani perawatan intensif di lantai 6 RSUD Manado.Berikut adalah identitas 9 korban selamat yang dirawat di RSUD Manado:


(prf/ega)