Jadi Perhatian Dedi Mulyadi, Kebun Sawit di Bukit Cigobang Cirebon Tak Berizin

2026-01-12 05:59:41
Jadi Perhatian Dedi Mulyadi, Kebun Sawit di Bukit Cigobang Cirebon Tak Berizin
CIREBON, – Keberadaan kebun kelapa sawit di kawasan perbukitan Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena dipastikan tidak mengantongi izin resmi.Pemerintah Desa Cigobang menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin maupun rekomendasi penggunaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut.Kuwu Cigobang Muhammad Abdul Zei menyebutkan, luas lahan yang sudah ditanami sawit diperkirakan mencapai sekitar empat hektare.Penanaman dilakukan di lahan milik perseorangan warga, namun menggunakan bibit dari perusahaan Kelapa Ciung Sukses Makmur melalui skema sewa lahan dan sistem bagi hasil.“Untuk proses perizinannya kelapa sawit di area perbukitan dan lereng di Desa Cigobang tidak ada sama sekali dan dari Pemerintah Desa Cigobang tidak pernah memberikan izin atau rekomendasi untuk perkebunan kelapa sawit tersebut,” kata Abdul Zei, Selasa siang.Baca juga: Terungkap Adanya Kebun Sawit di Bukit Cigobang Pasaleman Cirebon, Bikin Resah Warga dan Tuai KritikAbdul Zei mengungkapkan, pihaknya menerima informasi adanya rencana ekspansi alih fungsi kawasan hutan untuk perkebunan sawit dengan luas mencapai sekitar 35 hektare.Ia menilai rencana tersebut berpotensi mengganggu ekosistem perbukitan, kelestarian hutan, serta ketersediaan air bagi masyarakat Desa Cigobang yang selama ini dikenal sebagai wilayah rawan kekeringan.Karena itu, pemerintah desa berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan meninjau kondisi di lapangan serta memberikan kepastian hukum terkait aktivitas penanaman sawit tersebut.Penanaman sawit di perbukitan Cigobang juga menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.Menindaklanjuti penolakan warga, Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun langsung ke lokasi melalui Kepala Bidang Perkebunan.Baca juga: Kebun Kelapa Sawit Tak Bisa Gantikan Fungsi Hutan, Daya Serap Karbon RendahDalam peninjauan tersebut, Pemprov Jawa Barat menghentikan sementara aktivitas penanaman sawit dan menggelar pertemuan yang melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk pengelola perkebunan.Menurut Abdul Zei, dalam pertemuan itu pihak pengelola mengklaim telah mengantongi izin. Namun, klaim tersebut tidak dapat dibuktikan secara administrasi.“Diminta menunjukkan dokumen perizinan, tapi pihak pengelola tidak bisa menunjukkannya,” ujarnya.Abdul Zei menegaskan alasan ekonomi yang disampaikan pengelola tidak sebanding dengan potensi dampak lingkungan yang akan ditimbulkan.Pemerintah desa dan warga khawatir penanaman sawit di kawasan perbukitan akan memperparah krisis air bersih di Desa Cigobang.Baca juga: Asosiasi Usul ke Pemerintah Benahi Penerbitan Kebun Sawit di Kawasan Hutan Ia menambahkan, Pemprov Jawa Barat juga menyampaikan rencana penerbitan surat edaran gubernur yang akan melarang penanaman kelapa sawit di wilayah Jawa Barat.“Kalau surat dari Pak Gubernur sudah keluar, itu akan menjadi pegangan kami untuk menolak sepenuhnya penanaman sawit di Desa Cigobang,” pungkas Abdul Zei.


(prf/ega)