Pemprov DKI Akan Mulai Bongkar Tiang Monorel pada Januari 2026

2026-01-11 23:13:03
Pemprov DKI Akan Mulai Bongkar Tiang Monorel pada Januari 2026
JAKARTA, - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan memulai pembongkaran tiang monorel pada Januari 2026.Kepastian tersebut disampaikan setelah persoalan hukum yang selama ini menghambat pelaksanaan pembongkaran di lapangan dinyatakan rampung."Berdasarkan pernyataan terbaru dari Gubernur Pramono Anung pada Jumat , pembongkaran dan perbaikan dijadwalkan mulai Januari 2026," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim,saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Baca juga: Monorel yang Tak Pernah Jalan, Tiangnya Kini Harus DibongkarChico menambahkan, rencana pembongkaran monorel di Senayan dan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah konsisten disampaikan Pramono sejak Oktober hingga November 2025."Gubernur menargetkan proses dimulai Januari 2026, dengan harapan selesai dalam tahun yang sama," ucap Chico.Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan PT Adhi Karya sebagai pihak terkait dalam proyek monorel tersebut."Jika diperlukan, pemprov siap mengambil alih pembongkaran," ungkapnya.Chico menjelaskan, area bekas tiang monorel nantinya akan dimanfaatkan untuk pelebaran jalan dan penataan ulang jalur pedestrian."Beberapa poin utama dari rencana tersebut (yaitu), pelebaran jalan untuk mengurangi kemacetan, kajian Dishub DKI memprediksi penurunan macet hingga 14-18 persen, dan pembangunan atau perbaikan pedestrian yang lebih lebar dan nyaman di kedua sisi jalan," ungkap Chico.Baca juga: Pintu Masuk dan Keluar Stasiun Bogor Dipindahkan, Ini Detail PerubahannyaHingga Sabtu , Chico memastikan belum ada perubahan jadwal terkait pelaksanaan pembongkaran tiang monorel tersebut.Sebagai informasi, proyek Monorel Jakarta sempat digagas sejak awal 2000-an, namun berhenti pada 2007.Puluhan tiang beton yang tersisa di sejumlah titik ibu kota kini dinilai mengganggu tata ruang, estetika kota, serta mempersempit jalur lalu lintas terutama di kawasan Rasuna Said dan Senayan.


(prf/ega)