Pakai Skema Kerja Sama B2B, Pertamina Salurkan BBM ke Vivo dan BP-AKR

2026-01-12 02:11:19
Pakai Skema Kerja Sama B2B, Pertamina Salurkan BBM ke Vivo dan BP-AKR
JAKARTA, – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk badan usaha swasta melalui kerja sama Business to Business (B2B) dengan PT Vivo Energi Indonesia.Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan, pada tahap kedua kerja sama ini, Pertamina menyalurkan 100.000 barrel BBM untuk SPBU-SPBU Vivo. Sebelumnya, tahap pertama telah menyuplai 100.000 barrel BBM kepada PT APR (BP-AKR).“Penyaluran pasokan BBM untuk BU Swasta Vivo ini sebanyak 100.000 barrel yang akan digunakan untuk SPBU-SPBU Vivo. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga energi adalah kerja bersama demi ketahanan energi nasional,” ujar Roberth dalam keterangan resmi, Senin .Menurut Roberth, proses kerja sama B2B dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang menekankan aspek compliance dan governance.Mulai dari penentuan volume kebutuhan, pelaksanaan tender supplier sesuai prinsip GCG, konfirmasi berulang dengan Vivo, joint surveyor, hingga mekanisme open book untuk negosiasi aspek komersial. Setelah itu, proses bongkar dilakukan dan diterima Vivo untuk disalurkan ke masyarakat.Baca juga: Pertamina Pasok 100.000 Barrel BBM ke SPBU VivoBBM yang disuplai ke Vivo memenuhi seluruh persyaratan badan usaha tersebut, sejalan dengan arahan pemerintah.“Bagi kami, pemenuhan energi untuk masyarakat adalah prioritas utama. Energi adalah penggerak produktivitas kehidupan masyarakat. Kami akan terus memastikan pasokan BBM aman, berkualitas, dan mudah dijangkau demi ketahanan energi nasional,” tambah Roberth.Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR), pengelola SPBU BP, telah membeli 100.000 barel base fuel dari Pertamina Patra Niaga. Pembelian ini menjadi langkah penting untuk mengakhiri kelangkaan bahan bakar di SPBU BP yang terjadi sejak Agustus 2025.“Betul, hasil negosiasi BP dan Pertamina. Volumenya 100.000 barel,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat .Baca juga: BBM di SPBU Vivo Sudah Terisi Lagi, Cek LokasinyaKesepakatan ini memungkinkan SPBU BP kembali menjual bahan bakar jenis RON 92 atau BP 92.Laode menambahkan, sejumlah pengelola SPBU swasta lain juga tengah bernegosiasi dengan Pertamina, meski ia belum dapat memberikan rincian hingga stok BBM di SPBU masing-masing kembali normal.Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, menegaskan pasokan base fuel dari Pertamina telah melalui uji kualitas dan diawasi surveyor independen untuk memastikan standar pemerintah Indonesia serta standar BP internasional terpenuhi.“Prioritas kami jelas, BP 92 kembali tersedia dan kualitas produk yang dihadirkan konsisten terjaga. Fokus mutu ini bagian dari komitmen jangka panjang kami membangun layanan energi yang terpercaya di Indonesia,” ujar Vanda.Vanda menjelaskan bahwa pengadaan base fuel melalui mekanisme impor yang ditetapkan pemerintah menjadi solusi sementara.Langkah ini diambil dengan hati-hati dan bertanggung jawab untuk menjaga kesinambungan usaha serta memastikan pasokan BBM tidak terganggu, sekaligus mendukung pemulihan ketersediaan BBM di SPBU BP secara bertahap.


(prf/ega)