- Pelanggan PLN prabayar dapat membeli token listrik dengan nominal beragam, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 1 juta, sesuai kebutuhan masing-masing.Kebutuhan listrik tiap pelanggan pun berbeda-beda, tergantung daya volt ampere (VA) yang terpasang.Salah satu contoh pelanggan prabayar adalah anak kos yang umumnya membeli token listrik nominal kecil, misalnya Rp 20.000, karena keterbatasan anggaran.Namun, tak sedikit yang belum mengetahui berapa lama listrik bisa digunakan dengan token Rp 20.000 tersebut.Baca juga: Token Listrik Tak Berkurang Setelah Dipakai, Apa yang Harus Dilakukan?Sebelum menghitung lama pemakaian token listrik, penghuni kos perlu mengetahui tarif listrik yang berlaku.Berikut rincian tarif dasar listrik Desember 2025 dari PLN:Baca juga: Daftar Kode Rahasia di Meteran Listrik Token, termasuk Bisa Atur AlarmToken listrik yang dibeli pelanggan akan dikonversi ke satuan kilowatt hour (kWh) saat dimasukkan ke meteran.Namun, nominal token tersebut akan dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sesuai ketentuan pemerintah daerah.Sebagai contoh, anak kos di Jakarta dengan daya 900 VA (non-subsidi) membeli token listrik Rp 20.000. Tarif listriknya Rp 1.352 per kWh, dengan PPJ sebesar 2,4 persen.Dengan perhitungan tersebut, listrik yang diperoleh adalah 14,44 kWh.Berikut rinciannya:Baca juga: Benarkah Listrik Token Lebih Boros Dibandingkan Meteran? Ini Jawaban PLNUntuk mengetahui lama pemakaian token, penghuni kos perlu memperkirakan konsumsi listrik harian.Dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta, Toto Sukisno, menjelaskan bahwa peralatan elektronik anak kos umumnya terbatas, seperti ponsel, laptop, lampu, dan kipas angin.Ia mencontohkan:Jika dijumlahkan, total kebutuhan listrik anak kos dalam sehari sekitar 1,48 kWh. Angka ini tentu bisa bertambah jika penggunaan alat elektronik lebih banyak.Baca juga: Benarkah Token Listrik Tidak Bisa Dibeli Tengah Malam? Ini Kata PLNDengan listrik yang diperoleh sebesar 14,44 kWh dan kebutuhan harian sekitar 1,48 kWh, token listrik Rp 20.000 dapat digunakan selama kurang lebih sembilan hari.Perhitungannya:Dengan demikian, bagi anak kos berdaya 900 VA di Jakarta, token listrik Rp 20.000 cukup untuk pemakaian sekitar satu pekan lebih, selama penggunaan listrik tetap hemat dan sesuai perkiraan.Baca juga: Tak Bisa Beli Token Listrik Tengah Malam, PLN Beri Solusi Ini agar Tak Gelap-gelapan
(prf/ega)
Token Listrik Rp 20.000 Tahan Berapa Lama untuk Anak Kos? Ini Perhitungannya
2026-01-12 05:01:28
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:25
| 2026-01-12 05:05
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 03:51










































