Hanya Hitungan Menit, Layanan 110 Respons Aduan Warga Pekanbaru soal Preman

2026-02-04 12:52:46
Hanya Hitungan Menit, Layanan 110 Respons Aduan Warga Pekanbaru soal Preman
Kecepatan respons Polresta Pekanbaru dalam menindaklanjuti laporan masyarakat mendapatkan apresiasi. Melalui layanan darurat 110, petugas Resmob Polresta Pekanbaru merespons cepat aduan warga soal preman meresahkan hanya dalam hitungan menit.Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan operator piket 110 menerima laporan warga bernama Reyner Jaya sekitar pukul 13.45 WIB siang tadi. Pelapor merasa terancam dengan kehadiran preman yang meminta 'jatah keamanan' di depan kediamannya di Jalan Lily, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru."Kemudian, anggota dari Resmob yang dipimpin Aiptu Bambang H, Aipda Suria, dan Aipda Eko berkoordinasi dengan Kanit 1 Pamapta Polresta Pekanbaru, Ipda Ade," kata Kombes Jeki, dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).Tak butuh waktu lama, instruksi diteruskan ke personel Polsek Payung Sekaki. Unit Resmob tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.Setibanya di lokasi, petugas langsung memintai keterangan pelapor dan mengamankan terduga pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi di tempat, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan."Pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, terutama terkait permintaan uang parkir ilegal di depan ruko milik pelapor. Dan pelapor memutuskan untuk tidak melanjutkan ke ranah laporan polisi (LP)," jelasnya.Kombes Jeki mengatakan layanan 110 merupakan wujud kehadiran Polri di tengah situasi darurat."Ini adalah komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat saat situasi darurat terjadi," tegasnya.Jeki juga mengimbau kepada seluruh warga Pekanbaru untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 110 jika melihat atau mengalami gangguan keamanan."Kami siaga 24 jam. Layanan 110 ini gratis dan merupakan cara tercepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian," tutup Kapolresta.Kejadian ini menjadi bukti nyata efektivitas nomor darurat 110 sebagai saluran komunikasi langsung antara warga dan kepolisian. Pelapor menyampaikan apresiasi atas respons cepat 110."Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih kepada layanan 110 Polresta Pekanbaru yang telah cepat merespons laporan dari masyarakat. Semoga Polri semakin dicintai masyarakat," ucap Reyner dalam video yang diterima wartawan.Lihat juga Video 'Bang Jago Ancam Bakar Minimarket di Sumedang Berujung Ditangkap':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-04 12:12