Menaker Sebut Masih Ada Perusahaan yang Tahan Ijazah Karyawan

2026-01-15 06:55:54
Menaker Sebut Masih Ada Perusahaan yang Tahan Ijazah Karyawan
JAKARTA, - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyebut masih banyak perusahaan yang menahan ijazah karyawan.Ia mengungkapkan informasi itu saat memaparkan perkembangan aduan dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang masuk melalui kanal “Lapor Menaker”.“Jadi Bapak dan Ibu, teman-teman semua, ini masih banyak, masih ada perusahaan yang menahan ijazah, padahal kita sudah mengeluarkan SE nomor 5 tahun 2025,” kata Yassierli dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis .Baca juga: Menaker Sebut Kenaikan UMP 2026 Tak Satu Angka, Beda dengan Tahun LaluSurat Edaran (SE) Menaker Nomor 5 Tahun 2025 melarang perusahaan menahan ijazah atau dokumen pribadi pekerja. Sejak aturan itu terbit pada 20 Mei 2025, Kementerian Ketenagakerjaan menerima 67 aduan.Kemenaker mengirim 40 surat atensi ke daerah, sementara 24 kasus ditangani langsung.“Berhasil mengembalikan sebanyak 824 ijazah kepada pekerja dari 24 perusahaan,” ujar Yassierli.Ia kemudian mencontohkan kasus yang dilaporkan melalui kanal Lapor Menaker. Salah satu laporan datang dari mantan karyawan divisi teknologi dan informasi di sebuah perusahaan.Karyawan itu mengajukan surat resign tanggal 29 Agustus dan mendapat persetujuan atasan. Namun ia diberhentikan sepihak setelah meminta izin untuk mengikuti wawancara kerja di perusahaan lain pada 18 Agustus 2025.Pada 18 September, ia mengembalikan seragam dan inventaris perusahaan serta mengambil ijazah yang sebelumnya ditahan. Meski proses administrasi selesai, gaji terakhirnya tidak masuk ke rekening.“Saya coba tanya ke HRD, infonya ditahan oleh atasan saya yang sebelumnya memberhentikan saya,” kata Yassierli menirukan pernyataan pekerja tersebut.Baca juga: Kemenaker Luncurkan Kanal “Lapor Menaker” untuk Percepat Tindak AduanKasus serupa juga terjadi di Sumatra Barat. Seorang karyawan diminta menyerahkan ijazah asli saat melamar. Ketika mengundurkan diri secara baik-baik, perusahaan menolak mengembalikan ijazah tanpa alasan jelas.Guru Besar Fakultas Teknologi Industri ITB itu meminta praktik penahanan ijazah dihentikan. Ia mendorong pekerja yang mengalami kasus serupa untuk melapor melalui kanal Lapor Menaker.“Silakan teman-teman kalau ada praktek laporkan dan kita minta perusahaan yang begini sudah tidak ada lagi,” ujar Yassierli.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 06:16