BEIJING, - China meluncurkan roket Kuaizhou-11 Y8 pada Sabtu ke luar angkasa, menandai tahap baru operasi komersial dan satelit sekunder.Roket tersebut diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Provinsi Gansu pada sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat dan berhasil mengirimkan muatan ke orbit yang direncanakan.Peluncuran ini sekaligus meletakkan dasar untuk penelitian ilmu antariksa yang lebih luas, verifikasi teknologi, pengembangan aplikasi, dan pengangkutan kargo.Roket ini dikembangkan oleh perusahaan raksasa antariksa China, Aerospace Science and Industry Corporation.Baca juga: Kisah Wanita di China, Berjuang Lawan Kecemasan Sosial dengan Beri Makan 120 Kucing LiarDikutip dari Global Times, misi tersebut adalah penerbangan keempat Kuaizhou-11 Y8 dan penerbangan ke-37 seri roket Kuaizhou.Di dalam wahana antariksa tersebut, terdapat pesawat ruang angkasa eksperimental DEAR-5 yang dikembangkan oleh perusahaan swasta AZ Space Technologies (AZSPACE) dan satelit Hope-5 Fase II.DEAR-5 merupakan wahana kargo kecil di orbit yang terdiri dari dua modul layanan dan muatan.Wahana ini memiliki kapasitas kargo lebih dari 300 kilogram dan volume muatan internal sekitar 1,8 meter kubik.Dilengkapi dengan sistem manajemen ruang kargo cerdas, DEAR-5 mampu mengelola lebih dari 100 muatan individu dan mendukung integrasi cepat.Wahana ini juga dilengkapi berbagai instrumen eksperimental di orbit, termasuk kamera optik, sensor lingkungan luar angkasa, fasilitas pertumbuhan tanaman luar angkasa, laboratorium luar angkasa mini, dan kompartemen tertutup yang fleksibel.Baca juga: Bomber B-52 AS Dikerahkan, Dampingi Jet Tempur Jepang Usai Manuver China–RusiaPada misi ini, dikutip dari Xinhua, DEAR-5 membawa 34 eksperimen dari universitas, lembaga penelitian, dan perusahaan.Eksperimen-eksperimen ini mencakup berbagai bidang, seperti penelitian mikrogravitasi, teknologi ruang angkasa, ilmu material ruang angkasa, dan verifikasi teknologi baru di ruang angkasa.Wahana antariksa tersebut akan beroperasi dalam jangka waktu lama di orbit Bumi rendah pada ketinggian sekitar 343 kilometer dengan kemiringan 41,5 derajat.Salah satu muatan yang diluncurkan juga adalah satelit Xiwang-5 fase 2 yang dikembangkan oleh China Academy of Space Technology.Hingga kini, jumlah perusahaan ruang angkasa komersial di China terus naik, dengan jumlah satelit di orbit meningkat secara stabil.
(prf/ega)
China Sukses Luncurkan Wahana Antariksa Eksperimental ke Luar Angkasa
2026-01-11 14:52:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:18
| 2026-01-11 14:03
| 2026-01-11 13:41










































