CILACAP, - Banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sudah surut.Puluhan warga yang sempat mengungsi juga telah kembali ke rumah masing-masing.Hal itu disampaikan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman kepada wartawan, Rabu . Ia mengatakan, sebelumnya ada sekitar 70 jiwa yang mengungsi."Informasi ter-update tadi pagi, kemarin memang ada yang sempat mengungsi kurang lebih 70-an jiwa, tetapi hari ini sudah kembali (ke rumah masing-masing)," kata Syamsul.Wilayah yang terdampak banjir paling parah berada di Kecamatan Wanareja, yaitu Desa Tarisi dan Sidamulya. Beberapa tanggul di daerah Bantarsari, Kawunganten, juga jebol akibat luapan air sungai yang disebabkan hujan deras dan pasang air laut.Baca juga: Sempat Terlihat Mencari Ikan di Sungai, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Cilacap"Kemarin di Wanareja, ada di Tarisi, ada di Sidamulya yang sempat ada pengungsi. Terus kemudian yang lain saya ada mengenang di persawahan. Terus ada beberapa tanggul yang jebol kemarin di daerah Bantarsari, Kawunganten," ujar Syamsul.Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk penanganan banjir tersebut.Terkait longsor yang melanda sejumlah wilayah, pihaknya telah menerjunkan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mempercepat proses pembersihan.Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, hujan lebat yang terjadi selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu sampai Senin menyebabkan banjir di 13 desa di enam kecamatan.Sebanyak 1.201 rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi. Selain itu, banjir juga mengenai satu masjid, satu balai desa, dan dua sekolah.Baca juga: Hujan 3 Hari Picu Banjir dan Longsor di Cilacap, Kerugian Sementara Capai Rp 114,5 JutaSementara itu, delapan desa di lima kecamatan lainnya terdampak longsor. Akibatnya, 11 rumah warga rusak dan satu balai dusun terdampak.Material longsor juga menutup sembilan ruas jalan, dari jalan desa hingga jalan nasional.Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp 235,5 juta.Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cilacap selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu hingga Senin menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan.Baca juga: Gus Dur Jadi Teladan Toleransi, MI Al Muttaqin Cilacap Ajak Siswa Belajar Lewat SeniWilayah terdampak banjir meliputi Desa Ujunggagak (Kampunglaut), Panulisan Barat (Dayeuhluhur), Mandala (Cimanggu), Bantarsari, Padangjaya (Majenang), dan Sidamulya (Wanareja).Sementara titik longsor dilaporkan di Desa Bingkeng dan Panulisan Barat (Dayeuhluhur), Salebu (Majenang), serta beberapa desa di Kecamatan Karangpucung dan Cimanggu.
(prf/ega)
Banjir Cilacap Sudah Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah
2026-01-12 05:20:49
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:11
| 2026-01-12 05:06
| 2026-01-12 03:07
| 2026-01-12 02:53










































