Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT dan Dibawa KPK, Pemprov Hormati Proses Hukum

2026-01-11 03:56:04
Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT dan Dibawa KPK, Pemprov Hormati Proses Hukum
PEKANBARU, - Gubernur Riau Abdul Wahid dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta untuk dimintai keterangan, Selasa .Abdul Wahid dimintai keterangan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau.Ada sepuluh orang yang diduga diamankan KPK, termasuk Gubernur Riau dan Kepala Dinas PUPR Riau, Arief Setiawan.Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) Riau, Teza Darsa, mengatakan Pemerintah Provinsi Riau menghormati proses hukum yang tengah berjalan.Baca juga: Profil Abdul Wahid, Gubernur Riau yang Kena OTT KPK: Baru 8 Bulan Menjabat "Kalau dari kita tetap kerja sama hormati proses hukum. Apapun itu, kita tunggu press release dari KPK. Kami belum tahu perkembangannya," kata Teza saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa.Teza mengaku pihaknya hanya mendapat informasi bahwa Gubernur Riau dimintai keterangan."Informasinya begitu. Kalau Kadis PUPR, saya rasa memang iya karena sudah banyak beredar infonya. Tapi, kalau Pak Gubernur, kami hanya dapat info dimintai keterangan," ujarnya.Pasca OTT tersebut, kata Teza, roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tetap berjalan normal.Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa Abdul Wahid merupakan salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.“Salah satunya (Gubernur Riau Abdul Wahid),” ujar Fitroh kepada Kompas.com.Fitroh belum menjelaskan secara rinci kasus yang menjadi dasar penangkapan tersebut.Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut ada 10 orang yang diamankan.Baca juga: Gubernur Riau dan Kadis PUPR Terjaring OTT, Pemprov: Kita Tunggu Info Resmi KPK“Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau. Saat ini ada sekitar sepuluh orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” kata Budi.Menurut Budi, tim KPK masih berada di lapangan dan proses pemeriksaan masih berlangsung.“Tim masih di lapangan dan terus berprogres, nanti kami akan terus update perkembangannya,” ujarnya.


(prf/ega)