Wamenaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Peran Lembaga Kerja Sama Bipatrit

2026-01-15 03:39:53
Wamenaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Peran Lembaga Kerja Sama Bipatrit
Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) memperkuat peran dalam Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit sebagai forum pengambilan keputusan yang strategis, bukan sekadar forum penyelesaian sengketa.Ajakan ini disampaikan Afriansyah saat membuka Kongres ke-VII Federasi Pertambangan dan Energi (FPE KSBSI) bertema 'Buruh Tangguh, Kerja Aman Keluarga Tenang' di Jakarta."Serikat pekerja harus hadir sebagai mitra setara di meja perundingan untuk menghasilkan Perjanjian Kerja Sama yang progresif dan visioner. Hal ini merupakan bentuk penguatan dialog sosial yang merupakan salah satu pilar transformasi hubungan industrial, " kata Afriansyah, dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/11/2025).Afriansyah menjelaskan pilar kedua yakni kesejahteraan dan keselamatan yang melampaui norma. Ia menilai hubungan industrial transformatif bukan hanya tentang gaji, tetapi tentang kehidupan yang layak dan lingkungan kerja yang aman."Kemnaker terus memperkuat pengawasan K3 dan mendorong skema jaminan sosial yang lebih komprehensif. Keselamatan adalah hak mutlak; tak ada produksi yang layak dicapai dengan mengorbankan nyawa pekerja/buruh, " ujar Afriansyah.Pilar ketiga yang ditetapkan Kemnaker sebagai kebijakan utama Transformasi Hubungan Industrial yakni Modernisasi dan Skilling untuk Daya Saing Global. Tak ada lagi ruang bagi pekerja yang stagnan dalam keahlian. FPE KSBSI harus menjadi kekuatan pendorong."Saya juga mendesak para pengusaha di sektor ini untuk memimpin pelatihan yang relevan dengan industri 4.0, melalui program Skilling, Upskilling, dan Reskilling secara masif, khususnya pada bidang-bidang energi baru terbarukan (EBT) dan teknologi automasi di pertambangan," kata Afriansyah.Afriansyah mengajak SP/SB menjadikan Kongres ke-VII ini sebagai momentum untuk menegakkan integritas, merumuskan program yang inklusif, dan membangun kepercayaan bahwa serikat pekerja adalah kekuatan konstruktif bagi bangsa."Kongres ini adalah panggung bagi Anda untuk merumuskan warisan. Jangan hanya merumuskan program jangka pendek, tetapi rancanglah visi jangka panjang untuk 20 tahun ke depan bagi pekerja di sektor ini," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-15 07:45