- Iran mengadili seorang warga negara ganda yang ditangkap selama perang 12 hari melawan Israel atas tuduhan mata-mata.Namun, lembaga peradilan tak menyebutkan identitas terdakwa. Mereka hanya menggambarkannya sebagai warga negara ganda yang tinggal di Eropa dan ditangkap di Iran.Dikutip dari AFP, pengadilan telah mendengar kasusnya dengan tuduhan melakukan kerja sama intelijen atau spionase untuk Israel.Baca juga: Pelaku Scam di Iran Dieksekusi, Rugikan Warga hingga Rp 5,8 TriliunTerdakwa memasuki Iran sebulan sebelum perang melawan Israel pecah pada Juni 2025.Hasil penyelidikan menemukan, terdakwa berhubungan dengan badan mata-mata Israel, Mossad.Ia juga disebut telah dilatih sebagai agen mata-mata di ibu kota beberapa negara Eropa dan wilayah yang diduduki.Peralatan spionase dan intelijen canggih ditemukan pada saat penangkapannya dan vila tempat ia menginap.Selama perang, otoritas Iran menangkap tiga warga Eropa, termasuk Lennart Monterlos, seorang pengendara sepeda Perancis-Jerman berusia 19 tahun, tapi kemudian membebaskannya. Baca juga: Batal Boikot Undian Piala Dunia 2026, Iran Putuskan HadirPada Oktober, Iran meloloskan undang-undang yang memperberat hukuman bagi mereka yang terbukti memata-matai atas nama Israel dan AS. Undang-undang tersebut menetapkan, setiap aktivitas intelijen atau spionase untuk Israel, AS, atau pemerintah dan kelompok lain yang dianggap bermusuhan dengan Iran, dapat dihukum dengan penyitaan semua aset dan hukuman mati. Sejak perang, Iran berjanji akan segera mengadili mereka yang diduga bekerja sama dengan Israel.Mereka juga telah mengumumkan sejumlah penangkapan dan eksekusi terhadap sedikitnya sembilan orang yang dihukum atas tuduhan tersebut.Iran sejak lama menuduh Israel melakukan operasi sabotase terhadap fasilitas nuklirnya, serta membunuh para ilmuwannya.Perang tersebut menggagalkan diplomasi tingkat tinggi antara Teheran dan Washington yang bertujuan mencapai kesepakatan baru mengenai program nuklir Iran.Perang Juni adalah konflik berkelanjutan pertama antara Iran dan Israel setelah serangan balasan sporadis pada 2024 yang berhenti sebelum menjadi perang terbuka.Adapun gencatan senjata antara Iran dan Israel mulai berlaku pada 24 Juni 2025.Baca juga: Takut Dijadikan Senjata Teroris, Ratusan Buaya Dibunuh Israel
(prf/ega)
Iran Adili Mata-mata Israel Selama Perang 12 Hari, Ada Bukti Alat Spionase Canggih Saat Ditangkap
2026-01-12 02:42:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:48
| 2026-01-12 01:55
| 2026-01-12 01:02
| 2026-01-12 00:51
| 2026-01-12 00:24










































