Ragunan Prediksi Pengunjung Tahun Baru 2026 Tembus 80.000 Orang

2026-02-04 10:50:39
Ragunan Prediksi Pengunjung Tahun Baru 2026 Tembus 80.000 Orang
JAKARTA, – Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, memprediksi jumlah pengunjung pada puncak libur Tahun Baru 2026 akan melampaui 80.000 orang.Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan, angka tersebut merupakan estimasi awal dengan mempertimbangkan data historis pengunjung saat pergantian tahun.“Jadi kalau bicara prediksi hari ini kan diperkirakan 50.000 orang, lalu untuk tahun baru diperkirakan 80.000 orang dulu,” kata Bambang saat ditemui di lokasi, Kamis .Baca juga: Libur Natal, Pengunjung Ragunan Tembus 28.000 Orang hingga Siang HariMenurut Bambang, pada puncak perayaan Tahun Baru 2025 lalu, jumlah pengunjung Ragunan bahkan sempat menembus angka 111.000 orang.Karena itu, pihak pengelola menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan serupa pada libur akhir tahun kali ini.Sementara itu, pada libur Natal 2025, jumlah pengunjung TMR tercatat cukup tinggi. Hingga Kamis pukul 11.00 WIB, sebanyak 28.876 orang tercatat telah memasuki kawasan Ragunan.Angka tersebut diperkirakan terus bertambah karena loket masih dibuka hingga sore hari.“Ada kemungkinan untuk hari ini sudah lebih dari 30.000 pengunjung yang masuk, kemarin prediksi saya bisa di angka 50.000 pengunjung,” ujar Bambang.Ia menjelaskan, lonjakan jumlah pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru bisa meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Pada hari kerja normal, jumlah pengunjung Ragunan hanya berkisar antara 3.000 hingga 5.000 orang.“Tapi kalau weekend pas sampai tutup loket ya, itu kalau Sabtu bisa sekitar 15.000 pengunjung, Minggu pas paling ramai 40.000 orang,” terang Bambang.Baca juga: Libur Natal, Lalu Lintas Menuju Kebun Binatang Ragunan Padat MerayapUntuk mengantisipasi kepadatan pengunjung dan kendaraan, pengelola Ragunan telah menyiapkan 10 titik kantong parkir di dalam kawasan TMR. Total kapasitas parkir yang tersedia mencapai sekitar 6.000 unit mobil dan 12.000 unit sepeda motor.Beberapa titik kantong parkir mobil berada di sekitar pintu timur, area dekat danau, gudang pakan satwa, hingga jalur melingkar menuju pintu selatan.Selain itu, selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jam operasional Taman Margasatwa Ragunan dibuka lebih awal, yakni mulai pukul 06.00 hingga 16.30 WIB.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-04 09:37