Jakarta Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi polemik usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto. Puan meminta pemerintah untuk berhati-hati dan cermat dalam melakukan kajian sebelum memutuskan pemberian gelar tersebut.“Pemberian gelar pahlawan kita hormati prosesnya. Namun karena ini penting, harus dicermati rekam jejaknya dari masa lalu sampai sekarang,” kata Puan saat konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa .Puan menekankan, penilaian terhadap calon penerima gelar harus mempertimbangkan seluruh aspek. Termasuk catatan sejarah dan dampak kepemimpinan tokoh tersebut.Advertisement“Ini juga penting, bagaimana kemudian apakah hal tersebut memang sudah waktunya dan sudah perlu diberikan. Namun ya hal itu tentu saja harus dikaji dengan baik dan cermat,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.Untuk diketahui, wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto kembali mencuat setelah Kementerian Sosial menyebut nama Presiden ke-2 RI itu masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, pihaknya bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) telah membahas sejumlah nama calon Pahlawan Nasional tahun 2025, termasuk Soeharto.Rencana ini memicu pro dan kontra di publik mengingat rekam jejak pemerintahan Soeharto yang diwarnai pembangunan ekonomi, namun juga pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi pada masa Orde Baru.
(prf/ega)
Usulan Gelar Pahlawan untuk Soeharto, Puan Minta Pemerintah Cermati Jejak Masa Lalu
2026-01-12 06:24:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:44
| 2026-01-12 06:36
| 2026-01-12 05:35
| 2026-01-12 05:27
| 2026-01-12 05:10










































