Ini Daerah Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit Terbanyak di Papua

2026-01-12 06:41:44
Ini Daerah Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit Terbanyak di Papua
- Pemerintah berencana melipatgandakan luas perkebunan kelapa sawit di Papua. Kebijakan ini dilakukan agar pasokan BBM di dalam negeri bisa dipenuhi dari minyak nabati atau etanol yang dihasilkan dari olahan minyak sawit (CPO).Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan luasan perkebunan kelapa sawit di Tanah Papua masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan wilayah sentra sawit nasional seperti Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.Dari enam provinsi di Tanah Papua, Papua Selatan tercatat sebagai daerah dengan perkebunan kelapa sawit terluas.Berdasarkan data BPS, total luasan perkebunan kelapa sawit di masing-masing provinsi Papua menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan, menyesuaikan dengan kebijakan pembangunan, kondisi geografis, serta infrastruktur di setiap wilayah.Baca juga: Ini Perusahaan Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit di PapuaPapua Selatan menempati posisi teratas dengan luas perkebunan kelapa sawit mencapai 97.770 hektar. Angka ini jauh melampaui provinsi Papua lainnya.Papua Selatan sebagai wilayah yang paling intensif mengembangkan komoditas sawit di Tanah Papua, terutama di Kabupaten Merauke dan sekitarnya.Luasnya perkebunan sawit di Papua Selatan tidak terlepas dari karakter wilayah yang didominasi dataran rendah, kondisi tanah yang relatif sesuai, serta aksesibilitas yang lebih baik dibandingkan daerah pegunungan.Selain itu, pengembangan sawit di provinsi ini telah berlangsung sejak sebelum pemekaran wilayah.Di posisi berikutnya, Papua Barat mencatatkan luas perkebunan kelapa sawit sebesar 48.330 hektar. Provinsi ini menjadi salah satu wilayah awal pengembangan sawit di Papua, dengan sejumlah perkebunan skala besar yang telah beroperasi selama bertahun-tahun.Baca juga: Sejarah Kelapa Sawit, Asal Usulnya hingga Masuk IndonesiaSementara itu, Provinsi Papua memiliki luas perkebunan kelapa sawit sebesar 42.170 hektar.Adapun Papua Barat Daya, sebagai provinsi hasil pemekaran atau daerah otonom baru (DOB), tercatat memiliki luas perkebunan kelapa sawit 38.420 hektar.Berbeda dengan wilayah lain, Papua Tengah hanya memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 9.370 hektar. Masih sedikitnya kelapa sawit di Papua Tengah karena sebagian besar wilayahnya berada di kawasan pegunungan dan akses yang masih terbatas.Sementara itu, Papua Pegunungan tercatat tidak memiliki perkebunan kelapa sawit sama sekali atau 0 hektar. Kondisi geografis yang didominasi pegunungan tinggi, suhu yang relatif rendah, serta keterbatasan lahan datar menjadi faktor utama yang membuat komoditas sawit tidak berkembang di wilayah ini.Baca juga: Deretan Konglomerat yang Merajai Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia


(prf/ega)