Antisipasi Macet saat Nataru, Skema One Way hingga Gage Disiapkan

2026-01-11 22:34:51
Antisipasi Macet saat Nataru, Skema One Way hingga Gage Disiapkan
JAKARTA, – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kementerian Perhubungan mulai menyiapkan serangkaian strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.Salah satu titik yang jadi fokus perhatian Kemenhub pada libur Nataru kali ini adalah kawasan wisata di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa kebijakan ini disusun berdasarkan evaluasi angkutan Nataru sebelumnya serta prediksi meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun ini.Baca juga: SUV Chery Gagal Saat Uji Tanjakan Ekstrem di ChinaKOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Lalu lintas Jalan Malioboro saat libur panjang akhir pekan padat, Selasa “Untuk menambah kapasitas jalan, kita bisa melakukan one way, contra flow, atau ganjil genap terutama di jalur menuju tempat wisata sehingga volume kendaraan yang banyak itu masih bisa kita tamping,” ujar Aan, dalam keterangan resmi, Jumat .“Silakan para pemangku kepentingan yang ada di daerah ini berkoordinasi, supaya tidak terjadi lagi kemacetan di jalur-jalur wisata,” kata dia.Kemenhub juga mengkaji pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, terutama di jalan tol. Langkah ini dinilai perlu untuk menjaga kelancaran arus kendaraan wisatawan.Baca juga: Pembuat Bobibos Kembangkan Teknologi Baterai Anti-Charge untuk EVKOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf Arus lalulintas di Jalan Pantura Semarang-Demak, Jawa Tengah tersendat hingga Fly Over Madukoro pada Rabu sekitar pukul 10.58 WIB. “Demi kelancaran dan keselamatan dapat melakukan pembatasan angkutan sumbu tiga ke atas. Saat ini kami sudah membuat draf terkait aturan pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas selama Nataru 2025/2026,” ucap Aan.Selain itu, strategi delaying system turut disiapkan. Rekayasa ini dilakukan dengan memperlambat atau memutar arus kendaraan guna mencegah kepadatan menumpuk di satu titik.Selain masalah arus lalu lintas, libur Nataru juga bertepatan dengan puncak musim hujan sebagaimana yang telah diprediksi BMKG, sehingga berpotensi menghadapi cuaca ekstrem.Aan pun menekankan pentingnya antisipasi terhadap hujan lebat yang dapat menimbulkan kerawanan bencana di Jawa Tengah seperti longsor atau banjir.


(prf/ega)