FOYB Kawal Kasus Penganiayaan Driver Ojol di Sleman, Pelaku Masih Berstatus Saksi

2026-01-12 04:20:15
FOYB Kawal Kasus Penganiayaan Driver Ojol di Sleman, Pelaku Masih Berstatus Saksi
YOGYAKARTA, – Forum Ojek Online Yogyakarta Bergerak (FOYB) memastikan akan terus mengawal penanganan kasus penganiayaan seorang pengemudi ojek online di sebuah warung makan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman.FOYB juga memberikan pendampingan hukum kepada korban.Ketua FOYB, Rie Ramawati, mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Polresta Sleman untuk menanyakan perkembangan kasus.“Saya sudah konfirmasi ke Polres, tapi Polres jawabannya masih berproses. Senin kita rencana mau ke Polres,” ujar Rie, Jumat .Baca juga: Rekan Jadi Korban Penganiayaan di Sleman, Sejumlah Ojol Datangi Polresta dan TKPRie, yang akrab disapa Wuri, menyebut hingga saat ini belum ada penetapan tersangka. Terduga pelaku masih berstatus sebagai saksi.“Itu kan baru dijadikan saksi, belum ada penetapan tersangka. Besok Senin kita akan memastikan karena juga ada pemanggilan dari korban untuk sebagai saksi,” ujarnya.FOYB menegaskan akan terus mengawal kasus ini agar memberikan efek jera.“Tetap kita kawal terus, karena kan ya biar ada efek jera juga untuk pelaku,” katanya.Forum juga memberikan pendampingan hukum kepada korban sesuai permintaan.“Kalau untuk ojol yang seperti itu dan korban juga meminta didampingi, pasti kita dampingi. Karena kan kita sudah ada kuasa hukum,” lanjutnya.Sebelumnya, terduga pelaku pemukulan diserahkan oleh perwakilan paguyuban daerah asalnya kepada kepolisian pada Rabu di sebuah rumah makan di Kapanewon Ngemplak.Ps Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Hanif Aqiel, membenarkan proses tersebut.“Dari tokoh paguyuban ini menyerahkan terduga pelaku sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.Baca juga: Pelaku Pemukulan Ojol di Sleman Diserahkan ke Polisi oleh Paguyuban WargaPelaku berinisial RAL (24) kemudian dibawa ke Polresta Sleman untuk diperiksa oleh Unit I Jatanras.Korban berinisial ADM (20), seorang pengemudi ojek online.Hanif memastikan penanganan perkara masih berlanjut dan dilakukan sesuai prosedur. Ia juga menyebut paguyuban berharap kasus ini tidak berkembang menjadi isu politis atau konflik antar kelompok.“Perkara ini jangan meluas menjadi isu politik, konflik antar etnis, kelompok, ras, dan agama,” kata Hanif.


(prf/ega)