Pentolan AMPB Ditahan, Dukungan Warga Wangunrejo Pati Mengalir lewat Doa Bersama

2026-01-13 10:16:36
Pentolan AMPB Ditahan, Dukungan Warga Wangunrejo Pati Mengalir lewat Doa Bersama
PATI, - Puluhan warga Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, menggelar doa bersama di Masjid Al Ihlas pada Sabtu malam.Doa tersebut dipanjatkan khusus untuk tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, dua warga setempat yang kini ditahan di Polda Jawa Tengah buntut aksi pemblokadean Jalan Pantura Pati–Rembang pada 31 Oktober 2025.Suasana haru tampak terasa sepanjang acara.Istri Supriyono, Anik, menyampaikan terima kasih kepada warga yang hadir memberikan dukungan moral.Baca juga: Sidang Paripurna Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Supriyono: Jangan Terprovokasi"Saya berterima kasih kepada warga Wangunrejo yang telah datang mendoakan suami saya dan Pak Teguh agar segera bebas," ujarnya usai doa bersama.Anik mengaku baru satu kali menjenguk ke Polda Jateng, tepatnya pada 4 November 2025.Ia berencana kembali ke Semarang pekan depan.Ia juga bercerita mengenai kondisi anak bungsunya yang belum mengetahui bahwa sang ayah sedang ditahan."Setiap malam pasti tanya ayahnya di mana. Biasanya tidur sama bapaknya, jadi kalau mau tidur sering rewel. Saya bilang ke anak, bapak itu hanya diamankan supaya tidak diganggu 'musuh', biar aman di sana,” tuturnya.Takmir Masjid Al Ihlas, Ngatino, mengatakan kegiatan doa bersama ini murni inisiatif warga sebagai bentuk keprihatinan sekaligus dukungan moral."Alhamdulillah, kami bersama warga dan tokoh masyarakat mengadakan doa bersama. Kami mendoakan Pak Supriyono dan Pak Teguh diberi kesehatan serta kelancaran agar bisa segera kembali ke keluarga," ucapnya.Baca juga: AMPB Klaim Gerakan Rakyat Makin Kuat usai Bupati Pati Sudewo Gagal DimakzulkanMenurut Ngatino, Supriyono selama ini dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan masyarakat dan memiliki kedekatan dengan warga.Teguh Istiyanto bahkan menjabat sebagai Ketua RW sehingga kerap terlibat dalam berbagai kegiatan di desa."Keduanya selama ini sangat aktif. Masyarakat merasa kehilangan karena mereka ditahan," tambahnya.Diketahui, Supriyono dan Teguh ditahan setelah aksi blokade jalan di Pantura Pati–Rembang pada 31 Oktober 2025.Aksi itu muncul sebagai bentuk kekecewaan setelah Bupati Pati Sudewo tidak jadi dimakzulkan dalam rapat paripurna DPRD.Baca juga: Pentolan AMPB Ditahan, Gerakan Solidaritas Masyarakat Pati Justru Makin MeluasKeduanya kini dijerat pasal berlapis, termasuk pasal terkait penghalangan atau perusakan jalan umum yang ancaman pidananya mencapai 9 tahun, atau hingga 15 tahun bila menimbulkan bahaya besar dan korban jiwa.Mereka juga dikenakan pasal penghasutan, keikutsertaan dalam perkumpulan yang bertujuan melakukan tindak pidana, serta pasal terkait tindakan bersama-sama, dengan ancaman tambahan maksimal 6 tahun penjara.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-13 08:52