Induk dan Anak Orangutan Sering Masuk Kebun Karet di Ketapang Kalbar Dievakuasi

2026-02-03 17:26:12
Induk dan Anak Orangutan Sering Masuk Kebun Karet di Ketapang Kalbar Dievakuasi
KETAPANG, – Induk dan anak orangutan dilaporkan beberapa kali memasuki kebun karet warga Desa Tempurukan, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).Saat ini, satwa tersebut telah dievakuasi.Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Murlan Dameria Pane mengatakan, translokasi ini dilakukan untuk menghindari konflik antara manusia dan satwa liar yang meningkat akibat rusaknya habitat.“Kedua orangutan itu beberapa kali dilaporkan masuk ke kebun karet warga dan memakan buah-buahan, termasuk cempedak,” kata Murlan dalam keterangan tertulis, Selasa .Baca juga: Ditemukan Lemah dan Terluka, 1 Orangutan Tapanuli Dievakuasi BBKSDATim gabungan, yang terdiri dari BKSDA Kalimantan Barat, Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), dan PT Hutan Kencana Damai (HKD) mengevakuasi sepasang orangutan itu pada Sabtu .Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA Kalbar bersama Orangutan Protection Unit (OPU) YIARI sudah terjun ke lokasi untuk memverifikasi laporan.Hasil pemantauan menunjukkan potensi konflik yang serius.Tim pun memutuskan untuk memindahkan orangutan ke kawasan yang lebih aman.“Tim YIARI menggunakan senapan bius dengan dosis yang dihitung cermat oleh dokter hewan berdasarkan ukuran dan berat badan satwa,” ucap Murlan.Baca juga: Belajar Hidup Sehat dari Orangutan, Pakar UGM: Ada 3 Kebiasaan Bisa DitiruProses pembiusan dilakukan oleh petugas bersertifikat untuk memastikan keamanan orangutan dan tim penyelamat.Setelah terbius dan jatuh ke jaring yang disiapkan, tim medis memeriksa kondisi fisik keduanya.Hasil pemeriksaan menunjukkan induk dan anak orangutan dalam keadaan sehat dan siap dilepasliarkan.Tim lalu membawa keduanya ke kawasan Hutan Kencana Damai, yang jarak tempuhnya sekitar tiga jam perjalanan dari lokasi evakuasi.“Warga setempat ikut membantu membawa kandang hingga ke bagian hutan yang lebih dalam,” imbuhnya.Begitu dilepaskan, induk dan anak orangutan itu langsung memanjat pohon dan bergerak menjauh.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-03 16:26