Kemensos Gelontorkan Bantuan Jaminan Hidup Korban Bencana Rp 450 Ribu Per Orang

2026-01-13 16:20:38
Kemensos Gelontorkan Bantuan Jaminan Hidup Korban Bencana Rp 450 Ribu Per Orang
Jakarta - Kementerian Sosial segera memberikan bantuan kepada korban bencana Sumatera melalui program Jaminan Hidup (Jadup). Nantinya, setiap orang akan mendapatkan bantuan Jadup sebesar Rp 450 ribu per orang setiap bulan, selama tiga bulan ke depan.Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan, pasca kedaruratan bencana Sumatera, sesuai arahan Presiden Prabowo, Kemensos akan memberikan sejumlah program rehabilitasi dan rekonstruksi. Hal itu telah dikoordinasikan dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Kementerian Keuangan.“Bagi yang sudah masuk Huntara atau hunian sementara nanti akan ada bantuan untuk membeli isian rumah sebesar Rp 3 juta setiap keluarga,” ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul usai mengikuti pra launching sekolah rakyat di Surabaya, Senin .AdvertisementKemensos akan memberikan Jadup kepada warga terdampak bencana untuk keperluan kebutuhan makan. Adapun besaran Jadup yang diberikan yakni Rp 450 ribu per orang setiap bulannya, jadup akan diberikan selama tiga bulan.“Jadi per orang ya Rp 450 ribu, jadi kalau dibuat rata-rata per harinya Rp15 ribu per hari, per orang,” jelas Gus Ipul.Sebelumnya besaran Jadup Rp 10 ribu per orang setiap harinya, namun Kemensos melakukan perubahan dengan memberikan tambahan Rp 5 ribu atau menjadi Rp 15 ribu per orang.“Kalau misalnya dia ada empat keluarga, berarti dia selama sebulan bisa dapat Rp 1,8 juta, kali tiga bulan itu Rp 5,4 juta selama tiga bulan, ditambah isian (bantuan isian rumah) nanti Rp3 juta tadi,” ucap Gus Ipul. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-13 15:18