Sesal Allegri Usai Skor Parma Vs Milan 2-2: Rossoneri Tertidur

2026-02-02 08:55:52
Sesal Allegri Usai Skor Parma Vs Milan 2-2: Rossoneri Tertidur
- AC Milan membuang keunggulan dua gol dan tertahan 2-2 di markas Parma. Kata Allegri Rossoneri seperti linglung dan tertidur.Duel Parma vs Milan di Stadion Ennio Tardini, Sabtu atau Minggu dini hari WIB berujung tanpa pemenang.Dalam pertandingan pekan ke-11 Liga Italia 2025-2026 tersebut, AC Milan sejatinya dalam posisi ideal untuk mereguk tiga angka.Bagaimana tidak? Tim tamu beralias Il Rossoneri (Si Merah-Hitam) sudah memimpin 2-0 ketika duel belum berusia setengah jam.Baca juga: Hasil Parma Vs AC Milan 2-2: Tersandung di Tardini, Rossoneri Membuang 2 PoinAC Milan unggul berkat gol Alexis Saelemaekers (12') dan penalti Rafael Leao (25'). "Ini dua poin yang terbuang. Saya tidak tahu bagaimana hasilnya jika kami menutup babak pertama dengan skor 2-0," tutur pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri usai pertandingan, dilansir Milan News dari Sky Sport Italia.Ya, Milan gagal mempertahankan keunggulan 2-0 sampai jeda babak. Gol balasan Parma datang melalui Adrian Bernabe (45+1').Gol Bernabe itu membangkitkan asa Parma untuk meraih poin dan bermain lebih baik di paruh kedua.Di sisi lain, AC Milan tak menampilkan intensitas serupa usai rehat."Kami kembali ke lapangan dengan linglung, kami benar-benar tertidur. Jika Anda unggul 2-0, Anda tidak boleh kebobolan gol pada menit ke-48, bola harus dilempar ke tribune. Kami harus terus bermain dengan lebih cerdas," tutur Massimiliano Allegri menambahkan.Baca juga: AC Milan Kena Denda Rp155 Juta karena Dua Kali Tunda Kick-OffAllegri jelas merujuk kepada proses gol pertama Parma yang lahir dari kaki Bernabe. Gol itu bermula dari kesalahan Pervis Estupinan yang kalah duel di sisi kiri pertahanan.Sascha Britschgi mampu mencuri bola dari kaki Estupinan dan memberikan sodoran yang kemudian bisa dimanfaatkan Bernabe."Dia baru kembali dari cedera. Dia juga menyelamatkan satu gol. Tidak bisa dikatakan bahwa ini adalah kesalahan satu pemain atau pemain lain," tutur Allegri membela Estupinan yang baru pulih dari cedera.AFP/PIERO CRUCIATTI Alexis Saelemaekers (kiri) merayakan gol dengan Strahinja Pavlovic (kanan) dan Rafael Leao (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadion Ennio Tardini di Parma, Italia utara, pada 8 November 2025. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)Parma kemudian bisa bangkit di babak kedua. Tim tuan rumah kemudian memastikan skor 2-2 berkat gol Enrico Del Prato (61')Hasil 2-2 di Ennio Tardini menunjukkan bahwa Milan belum sembuh dari penyakit mereka, yakni kerap tersandung melawan tim-tim yang di atas kertas lebih lemah dari mereka.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-02 08:04