Peringatan Harjalu ke 770 Digelar Sederhana, Bupati Lumajang: Kita Sedang Berduka

2026-01-12 06:55:34
Peringatan Harjalu ke 770 Digelar Sederhana, Bupati Lumajang: Kita Sedang Berduka
LUMAJANG, - Peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke 770 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tahun ini digelar sederhana.Pada tahun-tahun sebelumnya, bulan Desember yang jadi puncak peringatan Harjalu selalu diramaikan dengan agenda-agenda lomba-lomba hingga pasar rakyat.Namun, tahun ini agenda-agenda tersebut ditiadakan dan diganti dengan gelaran Khotmil Quran dan Istighosah Akbar.Baca juga: Gunungan Hasil Bumi Jadi Magnet Bagi Warga Lumajang dalam Perayaan Harjalu ke-769Puncak prosesi Harjalu berupa pertunjukan sejarah Nararya Kirana yang biasanya digelar di Alun-alun Lumajang, tahun ini hanya diadakan di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang.Namun, Pemerintah Kabupaten Lumajang tidak meninggalkan tradisi gerebek gunungan hasil bumi yang menjadi ciri khas dalam peringatan Harjalu.Pantauan Kompas.com, ratusan warga tetap antusias berebut gunungan hasil bumi berupa sayur dan buah asli Lumajang.Baca juga: Banjir Lahar Semeru, Batu Besar Tutupi Jembatan Limpas, Akses 3 Dusun di Lumajang Terputus"Alhamdulillah dapat terong buat masak di rumah, walaupun tidak seramai tahun sebelumnya (peringatan Harjalu), semoga tetap bawa berkah buat Lumajang," kata Yuni, salah satu warga Lumajang, Senin .Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, peringatan Harjalu ke 770 sengaja dibuat sederhana lantaran kondisi Kabupaten Lumajang tengah diguncang musibah.Usia erupsi Gunung Semeru pada 19 November 2025 yang menerjang Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, terjadi banjir lahar yang menimbun permukiman warga di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro."Kita sedang berduka menghadapi musibah erupsi Semeru walaupun tidak ada korban tapi banyak infrastruktur termasuk permukiman warga yang rusak dan hilangnya mata pencaharian sebagian warga terdampak," kata Indah di Lumajang, Senin .Baca juga: Saat Relawan Gagal Antarkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Lahar SemeruIndah meminta, seluruh jajarannya untuk mengevaluasi diri agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Lumajang."Kita bermuhasabah diri dulu, mengevaluasi diri di akhir tahun, semoga tahun depan kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Lumajang," tegas dia. 


(prf/ega)