- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mengingatkan masyarakat untuk segera menyiapkan tas siaga berisi barang berharga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak bibit Siklon 93S. Ancaman siklon ini diperkirakan akan mempengaruhi Bali pada periode 11-18 Desember 2025, dengan cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir di berbagai wilayah.Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menekankan pentingnya kesiapsiagaan pribadi dalam menghadapi bencana.Baca juga: BPBD: 5 dari 9 Daerah di Bali Terendam Banjir dalam 5 Hari Siklon 93S"Siapkan langkah-langkah darurat bila diperlukan, rencana darurat, jadi kalau punya barang-barang berharga, surat berharga, disiapkan dalam satu tas, tas siaga," ujar Gede Agung, saat memberikan pernyataan di Denpasar pada Selasa , dikutip Antara. Dengan adanya tas siaga, warga dapat lebih siap dalam situasi evakuasi mendesak."Sehingga pada saat perlu evakuasi segera, bisa segera, jadi tidak ujuk-ujuk terendam semua," tambahnya.Baca juga: BMKG Deteksi Siklon Tropis Bakung dan 2 Bibit Siklon, Ini Wilayah Potensi Terdampak dari Sumatera hingga PapuaBPBD Bali menyebutkan, dalam lima hari terakhir, cuaca ekstrem akibat bibit Siklon 93S telah menyebabkan banjir di lima kabupaten di Bali.Keberadaan siklon ini juga meningkatkan curah hujan yang sangat tinggi serta gelombang tinggi di perairan sekitar.Bali kini harus bersiap menghadapi potensi dampak yang bisa terjadi dalam waktu dekat."Jadi yang pertama tentu tenang dulu, setelah tenang, baru kita bisa mencari informasi. Ikuti lah informasi perkembangan cuaca, sekarang per desa sudah tahu hujannya jam berapa sampai jam berapa lewat aplikasi info BMKG," tambah Gede Agung.Baca juga: 3 Bibit Siklon Tropis Kepung Indonesia, BMKG Rilis Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem 17-22 Desember BPBD Bali mengimbau masyarakat untuk memahami lokasi-lokasi aman di sekitar tempat tinggal, seperti tempat yang jauh dari sungai, guna menghindari potensi bencana banjir atau dampak lainnya. Masyarakat juga diminta untuk tetap mengikuti informasi terbaru dari BPBD agar dapat segera mengambil tindakan yang tepat."BBPD di sini tak pernah libur, selalu berupaya mengkolaborasikan berbagai kekuatan untuk merespons, termasuk kesiapan alat, alat sedot, kemarin cukup banyak juga menyedot air, tapi kalau jangka panjang kita perlu kesiapan infrastruktur yang lebih baik lagi," kata Gede Agung.Baca juga: 3 Siklon Bergerak Lintasi Indonesia, Bakal Picu Cuaca Ekstrem Siklon 93S berbeda dengan fenomena Gelombang Rosby yang menyebabkan banjir besar pada September 2025. Bahaya siklon ini terletak pada kemunculannya saat Bali memasuki musim hujan, yang tetap mengancam meskipun siklon menjauh dari Indonesia.Namun, Gede Agung juga mengajak masyarakat untuk tidak sepenuhnya menyalahkan cuaca ekstrem. Menurutnya, persoalan tata ruang dan daya dukung lingkungan juga mempengaruhi dampak bencana."Ya perlu ditingkatkan baik drainase lama atau baru, karena dilihat juga drainase ada sampah, selain lumpur juga ada sampah kabel, macam-macam," kata Gede Agung.
(prf/ega)
Bali Waspada Siklon 93S, BPBD Ingatkan Masyarakat Siapkan Tas Siaga
2026-01-12 07:07:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:39
| 2026-01-12 07:20
| 2026-01-12 05:49
| 2026-01-12 05:35
| 2026-01-12 05:23










































