Pertamina Energy Terminal Perkuat Keamanan Objek Instalasi Energi Nasional

2026-01-13 00:09:55
Pertamina Energy Terminal Perkuat Keamanan Objek Instalasi Energi Nasional
JAKARTA, - PT Pertamina Energy Terminal (PET) memperkuat sistem keamanan, kesiapan personel, dan keandalan operasi untuk menjaga instalasi energi yang berstatus objek vital nasional.Direktur Utama PET Bayu Prostiyono mengatakan PET berkomitmen menjunjung standar keselamatan dan keamanan tertinggi dalam seluruh aktivitas terminal energi.“Keselamatan, keamanan aset, dan keandalan operasi adalah prioritas utama bagi PET. Kami memastikan seluruh tim operasional dan pengamanan siap menghadapi potensi risiko di lapangan. Sinergi kuat antara fungsi HSSE, unit operasi, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan energi nasional,” ujar Bayu dalam keterangan resmi, Rabu .Baca juga: BNPT Akui 24 Objek Vital dan 13 Fasilitas Penuhi Standar Penanganan TerorPET menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Instalasi Strategis sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan dan pengawasan.Kegiatan ini melibatkan personel dari berbagai unit operasi PET, terutama LPG Terminal Tanjung Sekong di Cilegon, Banten yang menjadi titik strategis rantai pasok energi nasional. Pengecekan kesiapan petugas, peralatan, dan prosedur mitigasi risiko digelar menyeluruh.Bayu menambahkan PET terus meningkatkan manajemen pengamanan, memperkuat kompetensi petugas, dan memastikan operasional berjalan aman serta andal."Penyelenggaraan apel kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari agenda strategis perusahaan untuk mendukung ketahanan energi nasional dan memastikan distribusi energi dapat berjalan tanpa hambatan," imbuh dia.PT Pertamina Energy Terminal merupakan anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina Group yang mengelola terminal energi strategis seperti LPG, BBM, serta berbagai produk turunan.Baca juga: Pertamina Kirim BBM dan LPG via Udara ke Bener Meriah AcehApel berlangsung di Lapangan Parkir LPG Terminal Tanjung Sekong dan melibatkan unsur TNI, Polri, Pam Obvitnas, serta fungsi strategis internal Pertamina Group. Kolonel Inf Yoyok Pramudia selaku Pgs. Kasiops Korem 064/MY memimpin kegiatan tersebut.Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi menilai pengamanan instalasi energi strategis sebagai tugas krusial yang menuntut respons cepat dan koordinasi kuat.“Objek vital Pertamina memiliki peran yang sangat menentukan bagi stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat. Gangguan sekecil apa pun dapat berdampak luas pada ketahanan energi nasional. Karena itu, kesiapsiagaan satuan pengamanan harus ditingkatkan melalui koordinasi, profesionalisme, dan evaluasi berkelanjutan,” ujar dia.Ia menyoroti kompleksitas ancaman yang kini meluas ke ranah fisik, sabotase, kriminalitas, kecelakaan industri, hingga ancaman berbasis teknologi. Apel menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan SOP dalam merespons kedaruratan.


(prf/ega)