PEKANBARU, - Gubernur Riau Abdul Wahid ikut dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin .Abdul Wahid diketahui baru sekitar delapan bulan menjabat sebagai Gubernur Riau.Ia dilantik bersama wakilnya, SF Harianto, oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.Awal-awal jadi Gubernur Riau, Abdul Wahid sempat mengungkap defisit anggaran yang membuat pusing tujuh keliling.Hal itu disampaikan Wahid dalam rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Balai Serindit Gedung Daerah Riau di Pekanbaru pada Rabu .Wahid mengaku belum pernah melihat tunda bayar sebesar itu sepanjang sejarah Riau.Baca juga: Gubernur Riau dan Kadis PUPR Terjaring OTT, Pemprov: Kita Tunggu Info Resmi KPKPasalnya, keuangan Pemerintah Provinsi Riau mengalami defisit sebesar Rp 1,5 triliun serta tunda bayar kegiatan yang mencapai lebih dari Rp 2,2 triliun.Menurut dia, tunda bayar biasanya hanya berkisar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar.Ia menilai bahwa masalah ini terjadi karena tata kelola pemerintahan yang tidak berjalan sesuai aturan."Hari ini terjadi tunda bayar yang begitu besar. Saya belum pernah menemukan tunda bayar Rp 2,2 triliun. Biasanya Rp 200 miliar, Rp 250 miliar. Belum pernah sejarah Provinsi Riau yang membuat saya pusing tujuh keliling. Di mana mau dicari duitnya?" ujar Abdul Wahid waktu itu.Oleh karena itu, Wahid mempertimbangkan memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau.Selain TPP, pengurangan anggaran juga akan dilakukan pada biaya perjalanan dinas, konsumsi rapat, serta sewa gedung untuk kegiatan seremonial dan focus group discussion (FGD).Baca juga: Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT dan Dibawa KPK, Pemprov Hormati Proses HukumKini, Abdul Wahid berurusan dengan KPK.Ia turut dibawa KPK usai OTT di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Pekanbaru, Senin .Selain Wahid, KPK juga mencokok Kadis PUPR Riau, M Arief Setiawan.Kini, Wahid dan yang diamankan lainnya telah dibawa ke KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan.
(prf/ega)
Gubernur Riau Abdul Wahid yang Pernah Pusing 7 Keliling karena Defisit Anggaran Kini Ditangkap KPK
2026-01-11 23:52:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:40
| 2026-01-11 22:22
| 2026-01-11 22:21
| 2026-01-11 22:20
| 2026-01-11 21:48










































