Puan Maharani Pastikan DPR Siap Sinergi Evaluasi Penyebab Bencana, Tapi Fokus Utama Saat Ini Tanggap Darurat

2026-01-11 23:42:31
Puan Maharani Pastikan DPR Siap Sinergi Evaluasi Penyebab Bencana, Tapi Fokus Utama Saat Ini Tanggap Darurat
Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR siap bersinergi dengan Pemerintah dalam mengevaluasi penyebab bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatera. Namun, ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah langkah tanggap darurat mengingat masih banyak warga terdampak bencana yang masih membutuhkan bantuan dan evakuasi.Puan menyampaikan hal tersebut ketika menanggapi usulan sejumlah pihak yang yang mendesak Pemerintah memberlakukan moratorium izin tambang baru, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan pemegang izin.Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan akan memanggil delapan perusahaan yang beroperasi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatera Utara. Langkah itu dilakukan guna menelusuri asal kayu-kayu gelondongan yang terseret arus banjir dan diduga memperparah bencana.Advertisement“Kami bersinergi dengan pemerintah bahwa kemudian ada keinginan untuk bisa mengevaluasi ini akibat dari apa, bagaimana kemudian ke depan perencanaannya seperti apa. Tentu saja itu akan ditindaklanjuti,” kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu sore.Seperti diketahui, BNPB mengungkap total korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 807 jiwa. Data tersebut diperoleh per 3 Desember sore ini. BNPB juga mencatat korban orang hilang sebanyak 647 jiwa, dan korban terluka sebanyak 2.600 jiwa. Jumlah warga yang mengungsi pun meningkat menjadi 582.500 orang tersebar di Sumut, Aceh, dan Sumbar.Selain itu, BNPB mendata rumah warga yang mengalami kerusakan dan kerusakan pada fasilitas umum di mana jembatan rusak sebanyak 299, fasilitas peribadatan rusak sebanyak 132, fasilitas kesehatan rusak ada 9, rumah rusak berat 3.600, rusak sedang 2.100, dan rusak ringan 4.900.Oleh karenanya, Puan menegaskan hal yang paling penting sekarang adalah memprioritaskan tanggap darurat bencana.“Saat ini semua sumber daya masih kita fokuskan untuk masa tanggap darurat. Jadi masih banyak korban yang belum ditemukan, masih banyak wilayah yang terisolasi. Kemudian masih banyak bantuan yang perlu didistribusikan,” ungkapnya.“Jadi Pemerintah juga bersama-sama dengan semua elemen masyarakat, termasuk juga DPR RI bersama-sama bergotong-royong fokus untuk melakukan proses-proses evakuasi, kemudian pendistribusian bantuan,” sambung Puan.


(prf/ega)