JAKARTA, - Wacana agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), bukan secara langsung oleh rakyat, kembali disuarakan Presiden Prabowo Subianto dan Partai Golkar.Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan agar mekanisme pemilihan kepala daerah pada pemilu mendatang cukup dilakukan melalui DPRD.Usulan itu dia sampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat HUT ke-61 Golkar, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat malam.“Khusus menyangkut pilkada, setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil.Baca juga: Prabowo Pertimbangkan Usulan Bahlil Agar Kepala Daerah Dipilih Langsung DPRDBahlil menilai, pembahasan RUU bidang politik dapat dimulai tahun depan.Namun, ia mengingatkan agar pembahasan dilakukan secara komprehensif.“RUU ini harus melalui kajian yang mendalam,” ucap dia.Meski begitu, Bahlil turut mengungkapkan kekhawatiran bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) dapat membatalkan beleid tersebut meskipun sudah melalui kajian mendalam.“Saya khawatir jangan sampai UU sudah jadi, sampai di MK, MK membuat yang lain, bahkan bisa mengubah, bahkan bisa membuat norma baru lagi,” kata Bahlil.
(prf/ega)
Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Kembali Disuarakan Golkar dan Prabowo
2026-01-11 03:23:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:16
| 2026-01-11 03:05
| 2026-01-11 02:58
| 2026-01-11 02:08
| 2026-01-11 01:57










































