Penumpang Libur Nataru Mulai Meningkat di Terminal Purabaya, Tujuan Malang Paling Banyak

2026-01-11 23:30:24
Penumpang Libur Nataru Mulai Meningkat di Terminal Purabaya, Tujuan Malang Paling Banyak
SIDOARJO, - Ratusan bus terparkir bergantian beroperasi di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, Jatim, selama periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Penumpang dengan bawaan koper hingga tas jumbo dipikul berlalu lalang di area Terminal Purabaya Sidoarjo menuju shelter tujuan bus masing-masing.“Sejauh ini berjalan lancar, beberapa hari kemarin dari Jumat dan Sabtu sudah mulai ada lonjakan,” kata Humas Terminal Tipe A (TTA) Purabaya, Sarah Abigail kepada Kompas.com, Selasa .Baca juga: Sepekan Tinggal di Tulungagung, 3 Investor Palsu asal Pakistan DideportasiPergerakan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) ramai, baik turun maupun berangkat. Terutama, di jam-jam pagi dan sore hari.“Sampai saat ini sudah mulai ada pergerakan dari masyarakat, ya. Sudah mulai lebih ramai daripada hari normal biasanya,” sambungnya.Baca juga: KAI Daop 9: Jelang Nataru Penumpang KA di Jember Jatim MelonjakDalam sehari, total armada bus yang beroperasi di Terminal Purabaya Sidoarjo selama Nataru sebanyak 1.000 hingga 1.200 unit dengan membawa penumpang rata-rata 40.000 orang per hari.“Kebanyakan penumpang berangkat terutama untuk AKDP. Dan ada sekitar 40.000 pergerakan penumpang setiap harinya,” jelas Sarah.Kota yang paling ramai menjadi tujuan penumpang selama Nataru dari Terminal Purabaya Sidoarjo yakni Malang, Kediri, Tulungagung, Blitar, Bojonegoro, dan Ponorogo.Sementara untuk AKAP didominasi tujuan Solo, Yogyakarta, Jakarta. Menariknya, tujuan Bali tak kalah ramai dengan kota-kota lainnya untuk perjalanan jarak jauh di momen Nataru tahun ini.“Dibanding tahun kemarin, kita prediksinya sekitar 10 persen untuk kelonjakan penumpangnya tahun ini,” terangnya.Puncak arus Nataru di Terminal Purabaya Sidoarjo diprediksi terjadi mulai dari tanggal 24 sampai 26 Desember 2025. Kemudian untuk gelombang kedua menjelang tahun baru terjadi di tanggal 28 dan 31 Desember 2025.“Di sini itu ramai biasanya pagi, terus sama malam, biasanya mulai dari jam 8 sampai jam 10. Terus untuk sorenya itu sampai ke malam biasanya mulai dari jam 4, jam 5, sampai jam 8 malam,” ungkapnya.Untuk mengatasi kemacetan terutama arah pintu keluar bus AKAP, sisi Timur Terminal Purabaya yang berada di Jalan Waru, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo dan Dinas Perhubungan Sidoarjo.Polisi dan Dishub memasang barier satu arah untuk khusus jalur bus menggunakan beton agar tidak mudah dipindah-pindah dan bergeser posisi.“Jadi biar kalau misalnya busnya keluar itu cuma satu jalur aja gitu loh, biar enggak mengganggu sampai ke tengah jalan, jadi kita kasih jalur tersendiri untuk pintu keluar busnya,” tuturnya.Selain itu, di Terminal Purabaya Sidoarjo juga disediakan pos kesehatan bagi penumpang dan kru bus yang mengeluhkan masalah kesehatan agar segera melakukan pemeriksaan.“Ya untuk kru bus kalau misalnya kurang fit mungkin bisa membatasi untuk mengangkut, untuk bekerja mungkin bisa dikoordinasikan dengan perusahaannya, jangan sampai ketika memang kurang fit dipaksakan untuk mengangkut penumpang,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler