Nestapa Korban Bencana Longsor Tukka, 23 Hari Listrik Padam dan Krisis Air Bersih

2026-01-12 15:45:56
Nestapa Korban Bencana Longsor Tukka, 23 Hari Listrik Padam dan Krisis Air Bersih
TUKKA, - Warga Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mengeluhkan listrik yang padam sejak longsor, Selasa hingga Rabu malam.Selain itu, akses menuju Tukka sulit dilewati kendaraan karena masih tertutup longsor sehingga pemulihan listrik belum bisa dilakukan."Kami sudah tiga minggu aliran listrik tidak sampai ke kampung-kampung, dan kami sulit harus jalan kaki untuk berjalan ke arah Pandan," ujar Kepala Lingkungan 2 Gunung Tua, Sipange, Romario Sitompul (36) di Posko Bantuan Sipange, Rabu.Baca juga: 3 Minggu Gelap Gulita, Warga Tukka Tapanuli Tengah Terima Bantuan Genset dari Kompas.comSejumlah tiang listrik juga roboh akibat longsor. Saat ini, warga hanya mengandalkan genset untuk menyalakan lampu, memasak nasi, dan mengisi baterai ponsel. "Sementara ini warga beli genset, ada yang beli iuran warga, dibantu anak rantau di sini," ujar dia.Selain listrik, warga mengalami kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari minum, masak dan mandi. Warga saat ini mengandalkan air pengunungan untuk ditampung sementara."Ada musim hujan gini air pegunungan mengalir jalan, ditampung pakai bambu," kata dia.Dia menceritakan, sebelum terjadi longsor, hujan deras mengguyur wilayah Sipange selama seminggu. Puncak hujan deras Selasa, longsor merusak puluhan rumah hingga menutup akses."Ada 3 jalur tertutup, baru 2-3 hari baru buka satu jalur," ujar dia.Baca juga: Kisah Arman Zebua, Selamatkan 52 Nyawa dari Jebakan Longsor-Banjir di Hutan Tapanuli TengahRomario mengatakan, televisi, kulkas dan perabotan rumah rusak akibat banjir. Sementara itu, dokumen berharga berhasil diamankan."TV rusak, kulkas, perabotan rumah rusak. Warga lain kendaraan rusak, rumah juga sampai hancur total," ujar dia.Saat ini, 85 kepala keluarga mengungsi di gedung sekolah terdekat, sedangkan anak-anak diliburkan sekolah sementara.Warga menerima bantuan dari donasi pembaca Kompas.com. Bantuan yang diberikan berupa 25 lampu solar cell, 1 genset 5600 watt, 2 kardus susu, 2 kardus sari gandum, dan 1 kardus tas sekolah."Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan pembaca Kompas.com, sudah sangat membantu terima kasih banyak," ujar dia.Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, pukul 21.30 WIB, terlihat gelap gulita saat menuju posko bantuan Sipange.


(prf/ega)