Jelang Arus Balik, Kakorlantas Ingatkan Pemudik Tak Ngebut di Jalan Lengang

2026-01-13 10:53:19
Jelang Arus Balik, Kakorlantas Ingatkan Pemudik Tak Ngebut di Jalan Lengang
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengingatkan para pemudik untuk tetap berhati-hati saat perjalanan di momen libur Natal dan Tahun Baru. Katanya, jangan sampai pengemudi melampaui batas kecepatan saat jalanan lengang."Imbauan kepada pengguna jalan, khususnya yang mungkin arah ke Jakarta, termasuk juga keluar Jakarta, tentunya harus hati-hati. Karena semakin tidak terlalu banyak kendaraan, itu over speed biasanya," kata Irjen Agus kepada wartawan di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/12/2025).Dia meminta semua pengendara tetap memprioritaskan keselamatan selama berkendara. Selain itu pastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak."Utamakan keselamatan, utamakan manajemen perjalanan, yakinkan kendaraan itu prima, kendaraan yang berkeselamatan, kondisi sopirnya juga harus prima," jelas dia.Lalu dia juga meminta pengendara untuk memperhatikan stamina dan jarak tempuh. Menurutnya jeda istirahat akan membantu saat kelelahan di perjalanan."Manajemen jaraknya juga harus dipertimbangkan. Jadi berapa kilometer yang harus kita tempuh pada sekian jam atau 2-3 jam harus istirahat," jelasnya.Simak juga Video 'Cek Pelabuhan Gilimanuk, Kakorlantas Pastikan Perayaan Tahun Baru Lancar':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-01-13 09:24