Musisi Senior dan Mertua Once, Totok Sardjan Meninggal Dunia

2026-02-05 13:24:58
Musisi Senior dan Mertua Once, Totok Sardjan Meninggal Dunia
JAKARTA, – Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air.Musisi senior sekaligus mertua penyanyi Once Mekel, Totok Sardjan, meninggal dunia pada Selasa .Kabar berpulangnya Totok Sardjan dibenarkan oleh pengamat musik Stanley Tulung. “Betul (Totok Sardjan meninggal dunia), kemarin,” tulis Stanley melalui pesan kepada Kompas.com, Rabu .Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Totok.Namun, Stanley hanya menyebut almarhum sempat mengalami komplikasi penyakit. “(Sakit) komplikasi,” tulis Stanley singkat.Melalui akun Facebook pribadinya, Stanley juga menjelaskan bahwa Totok Sardjan meninggal dunia pada Selasa sore pukul 15.10 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.Totok Sardjan meninggal dunia dalam usia 78 tahun.Dikenal sebagai musisi senior dan drummer sesi yang aktif di berbagai grup musik, Totok semasa hidupnya pernah terlibat bersama sejumlah band legendaris seperti Dian Nada, Quarta Nada, Sonata, The Tankers, The Steps, hingga Los Morenos.Selain kiprahnya di dunia musik, Totok Sardjan juga dikenal sebagai mertua dari Once Mekel.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-05 12:32