MRT Normal Lagi, Atap Lintasan yang Tertimpa Pohon Tumbang Masih Terbuka

2026-02-04 03:48:23
MRT Normal Lagi, Atap Lintasan yang Tertimpa Pohon Tumbang Masih Terbuka
Operasional MRT Jakarta kembali normal setelah penanganan pohon tumbang di Senayan, Jakarta Selatan (Jaksel). Stasiun MRT ASEAN kembali ramai didatangi pengguna.Pantauan detikcom, Kamis (20/11/2025), sekitar pukul 17.00 WIB, terlihat para pengguna mulai mengantre masuk ke MRT di Stasiun MRT ASEAN. Tampak para petugas mulai berjaga dan para pedagang di dalam stasiun sudah kembali berdagang.Dari bagian dalam kereta, tampak pelanggan sudah mengisi kereta MRT. Terlihat beberapa penumpang ada yang berdiri di dalam gerbong tersebut.Saat berjalan ke arah Bundaran HI, MRT sempat sedikit melambat ketika melewati lintasan yang terkena imbas dari pohon tumbang. Tampak lubang besar yang diakibatkan oleh pohon tersebut dari dalam gerbong.Setelah melewati lintasan tersebut, MRT kembali berjalan dengan kecepatan normal.Sebelumnya, MRT Jakarta telah mengumumkan operasional MRT kembali berjalan pada pukul 16.23 WIB melalui akun media sosial X mereka. Mereka menegaskan evakuasi juga telah berjalan dengan lancar."MRT telah beroperasi normal. Seluruh perjalanan kereta rute Lebak Bulus menuju Bundaran HI Bank Jakarta dan sebaliknya telah kembali normal. Evakuasi telah berjalan dengan aman dan sesuai prosedur. Seluruh gangguan operasional telah teratasi dan perjalanan telah dipastikan kembali aman," tulis akun X mereka dalam unggahannya.Operasional MRT sempat terganggu akibat pohon tumbang dan menimpa atap lintasan MRT Jakarta yang menghubungkan Stasiun MRT ASEAN dan Senayan Mastercard.Tonton juga Video: MRT Jakarta Alami Gangguan, Penumpang Dievakuasi[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-04 03:05