Sampah di Rel Tanjung Priok: Ancaman Nyata Keselamatan Nyawa Penumpang Kereta

2026-01-11 22:26:30
Sampah di Rel Tanjung Priok: Ancaman Nyata Keselamatan Nyawa Penumpang Kereta
JAKARTA, - Menumpuknya sampah di sepanjang jalur rel kereta api Tanjung Priok, Jakarta Utara, memunculkan risiko serius terhadap keselamatan perjalanan kereta, termasuk nyawa penumpang di dalamnya.Sebab, tumpukan sampah tersebut dapat mengganggu perjalanan kereta, menyebabkan anjlok, dan bahaya lainnya yang mengancam keselamatan.Tumpukan sampah terlihat hampir di setiap titik rel kereta api di kawasan Tanjung Priok, dengan titik tertinggi berada di tengah Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari.Di lokasi ini, sampah menggunung hingga sekitar satu meter. Sampah tersebut merupakan buangan warga sekitar yang telah berlangsung selama puluhan tahun.“Sudah lama dari tahun 1980-an sudah jadi tempat sampah,” kata warga Kampung Bahari, Kasan (55).Kasan menyebut, rel kereta tersebut menjadi lokasi pembuangan sampah bagi warga dari empat RW, yakni RW 06, RW 15, RW 13, dan RW 14.Ketiadaan fasilitas pembuangan sampah yang memadai menjadi alasan utama warga membuang sampah ke rel.“Di sini enggak ada TPS, terus biasanya kan disediain bak sampah atau bak penampungan sampah buat warga, ini enggak ada jadi buang sampah ke sini (rel),” ujar warga lainnya, Supriyatin (52).Ia menambahkan, di lingkungannya juga tidak tersedia petugas gerobak pengangkut sampah dari rumah ke rumah, sehingga warga memilih membuang sampah ke pinggir rel karena lokasinya lebih dekat.Akibatnya, tumpukan sampah terus bertambah setiap hari. Untuk mengurangi volume, sebagian warga membakar sampah tersebut.Baca juga: UMP Jakarta Hanya Sepertiga dari Biaya Hidup Layak Rumah Tangga Ibu Kota/ SHINTA DWI AYU Rel kereta api Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi tempat pembuangan sampah.PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan bahwa pembuangan dan pembakaran sampah di jalur rel berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta.“Kegiatan membuang sampah terlebih lagi membakar sampah, dapat mengakibatkan adanya gangguan keselamatan perjalanan kereta api,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.Franoto menjelaskan, di sepanjang jalur kereta terdapat perangkat persinyalan dan telekomunikasi yang saling terhubung antarstasiun maupun antar Jalur Perlintasan Langsung (JPL).Penumpukan dan pembakaran sampah berpotensi mengganggu sistem tersebut dan membahayakan perjalanan kereta.Sebagai langkah pencegahan, PT KAI melakukan sosialisasi kepada warga sekitar.


(prf/ega)