Sun Life Indonesia Salurkan Rp 1,19 Miliar untuk Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera

2026-01-11 15:26:35
Sun Life Indonesia Salurkan Rp 1,19 Miliar untuk Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera
JAKARTA, — Sun Life Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.Bantuan senilai CAD 100.000 atau setara Rp 1,194 miliar tersebut disalurkan melalui Save the Children untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan di wilayah terdampak.Bencana yang terjadi pada 26 November 2025 itu menyebabkan korban jiwa, memaksa ribuan keluarga mengungsi, serta menimbulkan kerusakan signifikan pada infrastruktur vital.Baca juga: Bencana Sumatera Tak Ganggu Kinerja Keuangan, BRI Bakal Berikan Relaksasi Kredit Bagi Nasabah Terdampak/Faieq Hidayat Tim Kompas.com menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu .Sejumlah wilayah bahkan dilaporkan terisolasi akibat terputusnya akses jalan, listrik, dan jaringan komunikasi.Sun Life Indonesia menyatakan keprihatinan atas dampak bencana tersebut dan menyampaikan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak, khususnya mereka yang berada di daerah dengan akses terbatas.“Bencana ini meninggalkan dampak yang sangat berat bagi banyak keluarga di Sumatra. Sun Life Indonesia ingin memastikan bahwa kami hadir sebagai pendamping yang dapat dipercaya. Melalui dukungan yang disalurkan, Sun Life berharap dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat, sekaligus menguatkan kembali harapan mereka untuk bangkit. Sun Life Indonesia akan terus berada di sisi nasabah dan masyarakat, terutama pada saat-saat ketika mereka paling membutuhkan,” ujar Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo dalam keterangan tertulis, Rabu .Bantuan tersebut difokuskan pada kebutuhan paling mendesak di lapangan.Baca juga: KANARA Group Donasikan Rp 134 Juta untuk Korban Bencana Alam di SumateraDi antaranya penyediaan akses air bersih melalui portable water filters atau air siap minum dan water tank, serta dukungan transportasi udara seperti helikopter untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi.


(prf/ega)