Jadwal KRL Solo-Jogja 25-28 Desember 2025 dari Pagi sampai Malam

2026-02-01 04:05:54
Jadwal KRL Solo-Jogja 25-28 Desember 2025 dari Pagi sampai Malam
- Jadwal KRL Solo–Jogja selama long weekend Natal 25-28 Desember 2025 yang melayani perjalanan dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta (Tugu) .KRL Solo–Jogja menjadi pilihan banyak penumpang karena perjalanan cepat, tarif terjangkau, dan jadwal keberangkatan yang rapat sejak pagi hingga malam hari.Dengan total 13 stasiun pemberhentian, Rute KRL Solo–Jogja meliputi Palur–Solo Jebres–Solo Balapan–Purwosari–Gawok–Delanggu–Ceper–Klaten–Srowot–Brambanan–Maguwo–Lempuyangan–Yogyakarta.Total perjalanan melewati 13 stasiun dengan durasi rata-rata sekitar 1 jam 15 menit hingga 1 jam 30 menit.Tarif KRL Solo–Jogja berlaku flat Rp 8.000 sekali jalan baik jauh maupun dekat. Tiket ini merupakan tiket tanpa tempat duduk.Dilansir dari laman resmi Commuterline, KRL Solo–Jogja menerapkan tambahan perjalanan baik dari arah Yogyakarta maupun Palur selama libur Nataru atau periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.“Penambahan 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur ini dilakukan untuk memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal selama masa libur panjang,” jelas Karina.Baca juga: Jadwal KRL Jogja-Solo 24, 25, dan 26 Desember 2025 dari Pagi sampai Malam, Ada Tambahan Perjalanan Berikut daftar jam keberangkatan KRL Solo–Jogja di tiap stasiun, mulai keberangkatan paling pagi sampai paling malam yang dilansir dari aplikasi Acess by KAI.KRL paling pagi: 05.00 WIBKRL paling malam: 20.42 WIBJadwal lengkap: 05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 07.40 WIB*, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 11.07 WIB*, 12.10 WIB*, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, 20.42 WIBKRL paling pagi: 05.06 WIBKRL paling malam: 20.48 WIBJadwal lengkap: 05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 07.47 WIB*, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 11.13 WIB*, 12.16 WIB*, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, 20.48 WIBKRL paling pagi: 05.13 WIBKRL paling malam: 20.54 WIBJadwal lengkap: 05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 07.52 WIB*, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 11.19 WIB*, 12.23 WIB*, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, 20.54 WIBKRL paling pagi: 05.18 WIBKRL paling malam: 20.59 WIBJadwal lengkap: 05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 07.56 WIB*, 09.13 WIB, 10.57 WIB, 11.24 WIB*, 12.28 WIB*, 13.08 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, 20.59 WIBKRL paling pagi: 05.26 WIBKRL paling malam: 21.06 WIBJadwal lengkap: 05.26 WIB, 06.31 WIB, 07.40 WIB, 08.03 WIB*, 09.20 WIB, 11.04 WIB, 11.42 WIB*, 12.36 WIB*, 13.16 WIB, 14.07 WIB, 16.01 WIB, 16.59 WIB, 18.31 WIB, 20.14 WIB, 21.06 WIBKRL paling pagi: 05.32 WIBKRL paling malam: 21.12 WIBJadwal lengkap: 05.32 WIB, 06.37 WIB, 07.46 WIB, 08.09 WIB*, 09.26 WIB, 11.10 WIB, 11.49 WIB*, 12.42 WIB*, 13.22 WIB, 14.13 WIB, 16.07 WIB, 17.05 WIB, 18.37 WIB, 20.20 WIB, 21.12 WIBKRL paling pagi: 05.39 WIBKRL paling malam: 21.19 WIBJadwal lengkap: 05.39 WIB, 06.44 WIB, 07.53 WIB, 08.16 WIB*, 09.46 WIB, 11.17 WIB, 11.56 WIB*, 12.49 WIB*, 13.29 WIB, 14.20 WIB, 16.14 WIB, 17.12 WIB, 18.44 WIB, 20.27 WIB, 21.19 WIB


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

di sela acara peluncuran AI Innovation Hub di Institut Teknologi Bandung, Bandung, Jawa Barat, Selasa .Baca juga: Telkomsel Resmikan AI Innovation Hub di ITB, Perkuat Pengembangan AI NasionalDalam menyikapi AI Bubble, salah satu langkah konkret yang dilakukan Telkomsel adalah tidak gegabah melakukan investasi besar pada infrastruktur AI, seperti pembelian perangkat komputasi mahal, tanpa perhitungan pengembalian yang jelas.Menurut Nugroho, perkembangan teknologi AI sangat cepat, sehingga investasi perangkat keras yang dilakukan terlalu dini berisiko menjadi tidak relevan dalam waktu singkat.“Kalau kami investasi terlalu besar di awal, tapi teknologinya cepat berubah, maka pengembalian investasi (return on investment/ROI) akan sulit tercapai,” ungkap Nugie.Sebagai gantinya, Telkomsel memilih pendekatan yang lebih terukur, antara lain melalui kolaborasi dengan mitra, pemanfaatan komputasi awan (cloud), serta implementasi AI berbasis kebutuhan nyata (use case driven).Baca juga: Paket Siaga Peduli Telkomsel, Internet Gratis untuk Korban Bencana di SumateraWalaupun ancaman risiko AI Bubble nyata, Telkomsel menegaskan bahwa AI bukan teknologi yang bisa dihindari. Tantangannya bukan memilih antara AI atau tidak, melainkan mengadopsi AI secara matang dan berkelanjutan.“Bukan berarti karena ada potensi bubble lalu AI tidak dibutuhkan. AI tetap penting, tapi harus diadopsi dengan perhitungan yang matang,” tutur Nugroho.Selain mengungkap sikap perusahaan soal AI Bubble, Nugroho juga menggambarkan fenomena adopsi alias tren AI di Indonesia.Nugroho menilai adopsi AI di sini relatif lebih terukur dibandingkan fase teknologi baru sebelumnya.Pengalaman pahit pada era startup bubble, menurut dia, membuat pelaku industri kini lebih berhati-hati dalam berinvestasi, terutama dengan maraknya AI.

| 2026-02-01 02:41