Sampah yang Penuhi Jalan Dekat Stasiun Depok Baru Makin Parah Setahun Terakhir

2026-02-05 01:18:27
Sampah yang Penuhi Jalan Dekat Stasiun Depok Baru Makin Parah Setahun Terakhir
DEPOK, - Kondisi tumpukan sampah yang meluber ke bahu Jalan Baru Plenongan di dekat Stasiun Depok Baru disebut semakin parah selama setahun terakhir.Warga bernama Dhany (38) memperkirakan tumpukan sampah yang tumpah ke jalan sudah muncul lebih dari setahun.Tumpukan sampah itu berjejer di pinggir jalan, bahkan memakan sebagian jalanan, tepat di depan sebuah tempat penampungan sementara (TPS).Baca juga: Tumpukan Sampah Dekat Stasiun Depok Baru Tutupi Setengah Jalan“Kondisi sampah sebanyak ini tuh baru pas setahun ini, sebelumnya juga sudah ada (sampah di jalan), tapi enggak sebanyak sekarang,” kata Dhany saat ditemui di lokasi, Senin .Menurut dia, selama setahun ke belakang, tumpukan sampah yang meluber di bahu jalan semakin tinggi dan melebar. Kini, lebar jalan yang bisa dilalui pengendara hanya berkisar 4-5 meter untuk dua jalur.Tumpukan sampah di bahu jalan juga terhitung lama dibiarkan. Dhany menyebutkan, lebar jalan baru akan kembali bersih dari sampah setelah melewati pukul 12.00 WIB.“Diangkutnya tuh cuma separuh, jadi siangan sudah bersih tapi besoknya sudah ada lagi sampah di jalan,” ujar dia.Kondisi ini yang kadang membuat pengendara tidak merasa nyaman setiap kali melintas terutama di waktu pagi hari atau saat berangkat kerja.Senada, warga lain bernama Wira (36) juga merasa terganggu dengan timbulan sampah yang tidak beraturan itu.Meski sampah itu akan diangkut, bau tidak sedap atau sisa sampah yang berserakan tetap membuat Wira sebagai pengendara tidak nyaman.Baca juga: Sampah Meluber ke Jalan Baru Plenongan Depok, Bikin Macet Tiap PagiDitambah, hal ini menambah kesan kumuh untuk lokasi yang berada tepat di belakang Balai Kota Depok.“Masalahnya memang enggak cuma tumpukan sampah yang makan separuh jalan, kadang sampah berserakan di beberapa sudut juga suka kelihatan,” ujar Wira.“Alasannya (sampah di bahu jalan) karena kekurangan mobil doang katanya, buat angkut ke TPA. Saya sudah sampai pernah nanya karena ya jadi suka macet terus pas lewat sini,” tambah dia.Pantauan Kompas.com di lokasi, tumpukan sampah tampak menutupi separuh bahu jalan selebar 4-5 meter.Tumpukan sampah yang diperkirakan memiliki tinggi satu meter ini membentang di sepanjang jalan berkisar 15-20 meter.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hadir pula fitur Emotional Virtual Experience (EVE) yang memungkinkan pelanggan memvisualisasikan konfigurasi kendaraan secara digital dengan tampilan menyerupai foto realistis.Konsumen dapat memperoleh pengalaman VIP Delivery dalam proses serah terima kendaraan yang lebih personal sesuai waktu dan kebutuhan.Dari sisi keberlanjutan, BMW MINI Tunas Bekasi mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah berbasis biomaterial.Limbah oli dari layanan purnajual diproses melalui filtrasi bioarik dengan struktur sarang lebah dan bakteri anaerob sehingga residu limbah dapat ditekan hingga di bawah tujuh persen.Teknologi ini digunakan untuk memastikan kualitas pengolahan limbah sesuai standar lingkungan otomotif modern.Seluruh model BMW yang dipasarkan melalui jaringan resmi mendapatkan program BMW Service Inclusive selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas jarak tempuh.Baca juga: Kebutuhan Regulasi Penjualan Mobil Bekas di IndonesiaKemudian juga perlindungan ban dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun yang mencakup bantuan derek dan mobil pengganti sesuai ketentuan.Peresmian BMW, BMW M, dan MINI Tunas Bekasi menjadi flagship pertama kami di kawasan ini dan mencerminkan investasi strategis untuk memperkuat kehadiran BMW Tunas di Bekasi. Fasilitas baru ini dibangun dengan konsep Retail.Next dengan standar tinggi, kata Rico Setiawan, President Director BMW Tunas.Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan BMW Tunas dalam melayani masyarakat Bekasi dan Jakarta Timur, serta menunjukkan keseriusan kami dalam menghadirkan pengalaman ritel otomotif premium yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan masa kini, tambahnya.

| 2026-02-04 23:51