Pencarian Korban Longsor Cilacap Terkendala Hujan, Pemerintah Modifikasi Cuaca

2026-02-05 05:35:20
Pencarian Korban Longsor Cilacap Terkendala Hujan, Pemerintah Modifikasi Cuaca
SEMARANG, - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan modifikasi cuaca untuk mempercepat evakuasi 12 korban yang masih hilang akibat longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Minggu .Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menjelaskan bahwa modifikasi cuaca menjadi langkah penting mengingat pencarian korban terkendala oleh hujan yang terus turun di sekitar lokasi longsor.Pernyataan ini disampaikan Budi saat mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi meninjau lokasi pencarian.Baca juga: Kisah Haru Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor Cilacap, Sang Ayah Ditemukan Gendong 2 Anak"Modifikasi cuaca sudah dilakukan hari ini. Kami berharap bisa berhasil ya, karena ini tergantung dengan angin," ungkap Budi dalam keterangan tertulis.Budi menambahkan bahwa tim ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga dilibatkan dalam proses modifikasi cuaca.Ahli tersebut bertugas mengidentifikasi keberadaan awan yang mengandung air."Kalau anginnya bisa sesuai dengan prediksi dari BMKG, saya yakin dan percaya hujan tidak akan turun. Kalau turun, paling hanya rintik. Namun, jika angin bergerak di luar prediksi, hujan akan turun juga," jelasnya.Baca juga: Bau Tak Sedap Mulai Menyeruak di Lokasi Longsor Cibeunying CilacapGubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, saat memimpin rapat evaluasi di Posko Lapangan Bencana Longsor Desa Cibeunying, menegaskan bahwa koordinasi dengan tim SAR terus dilakukan, terutama terkait waktu pencarian yang terhambat oleh cuaca buruk."Sudah diminta untuk modifikasi cuaca dan sudah dilakukan oleh BNPB," kata Luthfi.Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menambahkan bahwa kendala pencarian hingga hari keempat adalah cuaca yang membatasi waktu operasi SAR.Baca juga: Update Minggu Sore Korban Longsor Cibeunying Cilacap: 13 Meninggal, 10 Hilang"Waktunya hanya bisa dimulai pukul 06.00-18.00 WIB. Dengan melihat evaluasi yang sudah berjalan, maka BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca. Harapannya, ini cukup membantu untuk mengurangi hujan yang ada di lokasi ini," tuturnya.Saat ini, pencarian masih berlangsung untuk 12 korban yang hilang, sementara 11 korban lainnya telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia."Untuk update temuan korban hilang masih menunggu rilis dari Basarnas," tambah Bergas.Longsor menerjang desa tersebut pada Kamis malam. Sejumlah rumah tertimpa material longsor.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 03:19