JAKARTA, - Mayoritas publik menilai bahwa infrastruktur yang rusak menjadi kendala pemerintah dalam penanganan bencana di Sumatera.Hal tersebut terekam dalam hasil jajak pendapat Litbang Kompas, yang menunjukkan bahwa 37,4 persen publik menilai rusaknya infrastruktur menjadi kendala utama penanganan bencana di sana.Setelah infrastruktur rusak, 11,9 persen publik menilai cuaca ekstrem menjadi kendala penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Baca juga: Jelang Natal, Pemerintah Data Kerusakan Gereja akibat Banjir Sumatera, Kejar PerbaikanKendala selanjutnya adalah kekurangan logistik (10,0 persen), lambang penanganan (9,6 persen), dan kurangnya koordinasi (9,2 persen).Responden juga menilai kekurangan relawan (6,1 persen), luasnya daerah terdampak (4,8 persen), dan akses transportasi terbatas (1,2 persen) menjadi kendala penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Sisanya, 0,8 persen menjawab "Lainnya" dan 9,0 persen menyatakan "Tidak tahu".Baca juga: Litbang Kompas: 40,1 Persen Publik Nilai Respons Pemerintah Cepat Tangani Bencana SumateraSelain itu, sebanyak 31,2 persen publik menilai bahwa infrastruktur dasar menjadi sektor yang membutuhkan penanganan segera dalam pemulihan pascabencana di Sumatera. Infrastruktur dasar tersebut meliputi jalan, jembatan, listrik, dan air.Sektor lain yang membutuhkan penanganan segera adalah pemulihan ekonomi masyarakat (26,6 persen); layanan kesehatan dan pendidikan (24,2 persen); serta perumahan warga (13,3 persen).Setelah itu, responden menilai kebutuhan dasar dan logistik (2,2 persen) serta dukungan psikososial (2,1 persen) menjadi sektor yang membutuhkan penanganan segera pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Baca juga: Prabowo Perintahkan Alat Berat dan Truk Air Minum Ditambah di Lokasi Bencana SumateraHasil jajak pendapat lainnya juga menunjukkan, mayoritas publik menilai pemerintah memiliki komitmen kuat dalam menjadikan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai prioritas nasional.Sebanyak 56,4 persen responden memberikan jawaban yakin terhadap komitmen tersebut.Dari 56,4 persen itu, 25,8 persen responden menyatakan komitmen pemerintah "Sangat kuat”, sementara 30,6 persen lainnya menilai "Kuat"."Sebanyak 56,4 persen dari 510 responden di 38 provinsi percaya pemerintah pusat memiliki komitmen kuat menjadikan penanganan bencana Sumatera sebagai agenda prioritas nasional," dikutip dari Kompas.id, Senin .Baca juga: Korban Tewas Akibat Banjir-Longsor Sumatera Bertambah Jadi 1.016 Jiwa, 212 HilangDi sisi lain, masih terdapat 41,6 persen responden yang menilai komitmen pemerintah dalam penanganan bencana di Sumatera belum optimal.Kelompok ini terdiri atas 30,0 persen yang menyebut komitmen pemerintah "Lemah" dan 11,6 persen yang menilai "Sangat lemah".
(prf/ega)
Litbang Kompas: Infrastruktur Rusak Dinilai Jadi Kendala Penanganan Bencana Sumatera
2026-01-13 14:20:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 15:02
| 2026-01-13 14:39
| 2026-01-13 14:14
| 2026-01-13 12:33










































