OSLO, - Keberadaan penerima Nobel Perdamaian 2025, Maria Corina Machado sempat membuat geger publik. Pasalnya, dia tidak muncul ke publik dalam waktu yang lama dna tidak hadir dalam upacara pemberian penghargaan tersebut di Oslo, Norwegia, Rabu .Putrinya yang bernama Ana Corina Sosa pun menggantikan Machado menerima hadiah Nobel Perdamaian.Ana muncul di Balai Kota Oslo untuk menerima medali dan piagam, sambil menyampaikan pidato yang ditulis oleh Machado.Baca juga: Nobel Perdamaian dan Bayangan Masa Depan Demokrasi di VenezuelaMachado, seorang tokoh oposisi di Venezuela, bersembunyi selama beberapa bulan terakhir. Banyak yang bertanya di mana dia sebenarnya.Akan tetapi, setelah malam upacara pemberian Nobel, Machado tiba-tiba muncul dari balkon hotelnya di Oslo pada Kamis pagi.Machado akhirnya keluar dari persembunyian untuk membuat penampilan publik pertamanya selama hampir setahun. Dia melambai kepada pendukungnya dari balkon hotelnya di Oslo pada Kamis pagi, sebagaimana dilansir TRT World.Pemerintah Norwegia mengonfirmasi bahwa Machado dijadwalkan untuk mengadakan konferensi pers. Baca juga: Gagal Dapat Nobel Perdamaian, Trump Diganjar Penghargaan Mendadak dari FIFASebelumnya, Direktur Institut Nobel Kristian Berg Harpviken menyatakan bahwa Machado tidak berada di Norwegia saat ini dan tidak akan hadir saat upacara dimulai di Balai Kota Oslo.Menurut laporan The Wall Street Journal pada Selasa , Machado meninggalkan Venezuela dengan perahu dan menuju Curacao dengan bantuan dari AS.Sementara itu, pada Rabu, sekelompok demonstran berkumpul di ibu kota Swedia saat acara jamuan Nobel untuk memprotes Israel dan AS.Mereka juga menyuarakan penolakan terhadap Machado, yang dikenal sebagai pendukung Israel, atas pemberian Nobel Perdamaian tersebut.Para pengunjuk rasa berkumpul di luar Balai Kota Stockholm, tempat Raja Carl XVI Gustaf menyelenggarakan jamuan, untuk mengecam genosida Israel di Gaza yang telah berlangsung lebih dari dua tahun, serta persiapan militer AS terhadap Venezuela. Baca juga: Peraih Nobel Perdamaian Asal Venezuela Dihina Presiden Sendiri, tapi Dipuji TrumpMereka meneriakkan slogan seperti "Stop genosida di Gaza" dan "Jangan campuri Venezuela".Pengunjuk rasa yang membawa bendera Palestina itu juga mengkritik AS dan Uni Eropa yang mendukung Israel. Mereka menuding bahwa Hadiah Nobel Perdamaian yang diberikan kepada figur oposisi Venezuela tersebut dibiayai oleh AS. Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut menggambarkan Machado sebagai seorang wanita yang mendedikasikan hadiahnya kepada Presiden AS Donald Trump.Machado juga disebut menyambut persiapan intervensi militer AS di Venezuela dan mendapat ucapan selamat dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.Baca juga: Ditelepon Pemenang Nobel, Trump: Mungkin Mau Diberikan ke Saya
(prf/ega)
Sempat Bikin Geger karena Dikira Hilang, Penerima Nobel Perdamaian Akhirnya Muncul
2026-01-12 12:16:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:31
| 2026-01-12 11:58
| 2026-01-12 11:22
| 2026-01-12 10:39










































