Tepis Pemerintah Lambat, Menko Polkam: Aparat Negara Bergerak Massif Tangani Banjir Sumatera

2026-01-12 06:36:33
Tepis Pemerintah Lambat, Menko Polkam: Aparat Negara Bergerak Massif Tangani Banjir Sumatera
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan, komitmen kehadiran pemerintah secara cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.Dia menampik narasi di ruang publik yang memunculkan isu lambatnya penanganan oleh pemerintah."Di lapangan aparat negara justru telah bergerak secara masif sejak fase awal tanggap darurat. Sinergi nasional tetap solid, Kemenko Polkam memimpin langsung rapat terbatas lintas sektor yang dihadiri oleh Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)," kata Djamari seperti dikutip dari keterangan pers, Selasa .AdvertisementDjamari menuturkan, rapat terbatas itu menegaskan bahwa negara hadir secara penuh melalui kekuatan pertahanan, keamanan, dan intelijen dalam satu komando terkoordinasi.“Dalam situasi darurat seperti ini, yang dibutuhkan adalah kecepatan, ketepatan, dan soliditas yang terkolaborasi . TNI, Polri, dan BIN bergerak dalam satu napas untuk memastikan keselamatan rakyat, distribusi bantuan, serta stabilitas keamanan tetap terjaga,” tegas dia.Djamari merinci, dari sisi operasi kemanusiaan, TNI telah mengerahkan total sekitar 30.864 personel dari seluruh matra (AD, AL, dan AU) ke wilayah terdampak. TNI juga mengerahkan aset besar berupa 18 pesawat, 36 helikopter, serta 16 kapal laut, termasuk kapal angkut (LCU), guna mempercepat distribusi logistik dan proses evakuasi korban, terutama di wilayah yang terisolasi."Dalam tahap awal, TNI Angkatan Darat mengerahkan lebih dari 21.700 personel untuk membuka akses jalan yang terputus, mengevakuasi korban, mendirikan dapur umum, membangun shelter darurat, hingga mendukung layanan kesehatan lapangan," tutur penisunan jenderal TNI ini.  


(prf/ega)