- Upaya pencarian pelatih Valencia dan dua anaknya yang menjadi korban tenggelamnya kapal pinisiKM Putri Sakinah di Selat Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT masih berlanjutSaat ini, pihak Kepolisian NTT menggunakan drone bawah laut untuk proses pencarian korban."Berbagai peralatan canggih seperti drone bawah laut, sonar sistem, seabob, scooter bonex dan beberapa alat tambahan lain. Sonar ini bisa mendeteksi logam sampai radius 200 meter," kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, dikutip dari Kompas.com .Baca juga: Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, RI-Spanyol Cari 4 Korban HilangSelain itu, pihaknya juga menerjunkan tiga unit kapal patroli kepolisian guna membantu proses pencarian tersebut.Kami menggerakkan dua unit kapal patroli yakni Kapal Patroli Cepat (KPC) XXII 2007 dan 2 unit Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Ditpolairud Polda NTT. Kapal-kapal ini akan membantu proses pencarian visual diatas permukaan laut," paparnya.Ia mengatakan 35 personil kepolisian dilibatkan dalam membantu proses pencarian korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat lalu di lintasan Pulau Kambing - Pulau Komodo.Baca juga: Seorang Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Ditemukan, Diduga Anak Pelatih Valencia BAda 8 personil Satpolairud Polres Manggarai Barat, 21 personil Ditpolairud Polda NTT dan 6 personil Korpolairud Baharkam Polri saat ini masih terus membantu Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian," katanya.Ia menambahkan, pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.Sebelumnya diketahui, KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar pada Jumat malam.Kapal pinisi tersebut mengangkut total 11 orang. Terdiri dari enam wisatawan asing asal Spanyol, seorang pemandu wisata, dan empat orang anak buah kapal (ABK).AKBP Christian Kadang menjelaskan bahwa KM Putri Sakinah awalnya bertolak dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo pada pukul 13.00 WITA menuju Pulau Kambing.Dokumen Basarnas Maumere Tim SAR gabungan menemukan pelampung (life jacket) milik kapal milik KM Putri Sakinah, pada pencarian hari ketiga pada Minggu . Baca juga: Tragedi Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo, Menpar Buka SuaraSetelah makan malam sekitar pukul 20.00 WITA, kapal melanjutkan perjalanan menuju Pulau Komodo."Pukul 20.30 WITA, kapal mengalami mati mesin dan tenggelam, diperparah dengan cuaca buruk," ujar Christian, Sabtu sore.Kapal tenggelam pada titik koordinat $08^\circ 36' 35.26'' \text{ S} - 119^\circ 36' 42.84'' \text{ E}$, atau sekitar 23 mil laut arah barat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo. Lokasi tepatnya berada di sebelah barat Pulau Flores.Baca juga: Berapa Harga Sewa Pesawat Pribadi? Ada Rute Lombok-Labuan BajoDari 11 orang di atas kapal (person on board), 7 orang dinyatakan selamat, sementara 4 lainnya masih dalam pencarian.
(prf/ega)
Pencarian Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Berlanjut, Gunakan Drone Bawah Laut
2026-01-11 03:59:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:55
| 2026-01-11 03:04
| 2026-01-11 02:09
| 2026-01-11 01:59










































